Petugas kemudian melakukan penggeledahan di kamar TM berada di lantai dua rumah tersebut.
"Petugas Satres
Narkoba langsung menuju lantai dua. Setelah kami menyebutkan identitas, bersangkutan membuka pintu kami langsung melakukan upaya paksa serta penggeledahan," ungkapnya.
Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti diduga berkaitan dengan penggunaan narkotika.
"Dari kamar bersangkutan di lantai dua kami menyita empat device merek Real X, satu cartridge pod bekas pakai merek Labubu, satu device merek Joyway, satu device merek Infai, dan tiga mancis," ucapnya
Selain perangkat vape, petugas juga menemukan narkotika jenis sabu.
"Tim juga mendapati satu paket plastik kecil sabu ditemukan dari hoodie atau sweater milik tersangka," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, TM mengaku telah menggunakan narkotika selama beberapa bulan terakhir.
Baca Juga:
"Menurut pengakuan pelaku dia sudah beberapa tahun menjadi DJ namun menggunakan barang haram baru enam bulan," ujar Kasat Narkoba Polrestabes Medan tersebut.
Ia menegaskan ketiga tersangka positif menggunakan narkotika setelah dilakukan pemeriksaan urine.
"Kami simpulkan ketiga tersangka merupakan pengguna narkotika jenis sabu dan etomidate dicampur dalam liquid pod. Hasil tes urine juga positif mengandung metamfetamin," paparnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Kita persangkakan Pasal 127 ayat 1 huruf A dan B juncto Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk selanjutnya para tersangka akan menjalani asesmen untuk rehabilitasi medis maupun sosial," pungkas Kompol Rafli Yusuf Nugraha.**
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar