Senin, 21 September 2026
HUT INDONESIA KE 81

Diduga Bunuh Diri, Perempuan di Medan Tewas dengan Luka Tembak; Polisi Dalami Penggunaan Senjata Api Milik Anggota Polri

Redaksi - Senin, 03 Agustus 2026 08:08 WIB
Diduga Bunuh Diri, Perempuan di Medan Tewas dengan Luka Tembak; Polisi Dalami Penggunaan Senjata Api Milik Anggota Polri
Diduga Bunuh Diri, Perempuan di Medan Tewas dengan Luka Tembak; Polisi Dalami Penggunaan Senjata Api Milik Anggota Polri.

Medan,asatupro.com-Seorang perempuan bernama Winda Lorenza Gowasa (30), warga Perum Bumi Asri Blok G No. 230, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di dalam kamar mandi sebuah rumah pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui merupakan mantan istri dari Brigpol Iman Syahputra Harefa, S.H., anggota Unit Reskrim Polsek Sunggal, Polrestabes Medan. Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Berdasarkan kronologi awal yang diperoleh, Brigpol Iman Syahputra Harefa mengaku baru selesai mandi dan mendapati senjata api jenis revolver yang sebelumnya disimpan di dalam tas sudah tidak berada di tempatnya. Saat itu, anak mereka disebut berada di depan pintu kamar mandi sambil memanggil ibunya.

Tidak lama kemudian, dari dalam kamar mandi terdengar ucapan yang diduga disampaikan korban, yakni, "Pi, maafin aku ya." Sesaat setelah itu terdengar satu kali letusan.

Baca Juga:

Mendengar suara tersebut, Brigpol Iman Syahputra Harefa mendobrak pintu kamar mandi yang dalam keadaan terkunci dari dalam. Korban ditemukan dalam posisi terduduk dengan luka tembak dan mengeluarkan darah. Senjata api revolver kemudian diamankan dan diletakkan di atas kursi plastik sebelum akhirnya diserahkan kepada penyidik.

Petugas kepolisian bersama Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Senjata api yang diduga digunakan dalam insiden tersebut telah diamankan oleh penyidik Satreskrim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk uji sidik jari dan pemeriksaan forensik.

Dari informasi sementara, diketahui Brigpol Iman Syahputra Harefa, korban, dan anak mereka yang berusia 9 tahun tinggal bersama di rumah orang tua Brigpol Iman Syahputra Harefa. Saat kejadian, orang tua yang bersangkutan diketahui sedang berada di luar kota.

Baca Juga:

Meski pasangan tersebut telah resmi bercerai pada 3 Maret 2021 melalui Pengadilan Negeri Medan Kelas IA Khusus, korban disebut baru kembali ke Medan sekitar dua bulan terakhir setelah sebelumnya menetap di Jakarta. Kepulangannya dikabarkan berkaitan dengan upaya memperbaiki hubungan dengan mantan suaminya.

Dalam keterangan awal kepada penyidik, Brigpol Iman Syahputra Harefa menyatakan tidak terjadi pertengkaran atau cekcok dengan korban sebelum peristiwa itu terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menunggu hasil pemeriksaan forensik guna memastikan apakah kematian korban benar merupakan bunuh diri atau terdapat fakta lain yang terungkap dalam proses penyidikan.

Media ini mengedepankan asas praduga tak bersalah. Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap harus dianggap tidak bersalah sampai terdapat hasil penyelidikan maupun putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Menakar Ketegasan Polrestabes Medan: Dugaan Judi Dadu & Sabung Ayam 'Edy alias Sembiring' dan Alih Fungsi Lahan Eks-Perkebunan Menanti Penindakan
GMPET-SU Desak Evaluasi Total Bapenda Medan Akibat Potensi Kebocoran PAD Miliaran Rupiah
Bentuk Dukungan ke IMT-GT ke-32, Komunitas Pengungsi Somalia di Medan Batalkan Aksi Unjuk Rasa
Raih Prestasi, Dapat Reward: 125 Siswa SMK Swasta Imelda Medan Kunjungi PT INALUM
Aktivis Anti Judi dan Narkoba Desak Kapolri - Kapolda Sumut Berantas Perjudian dan Narkoba di Sumut
Kapolsek Medan Timur Turun ke Sekolah, Seribuan Siswa SMK Imelda Dapat Peringatan Keras soal Tawuran, Narkoba hingga Judi Online
komentar
beritaTerbaru