Sabtu, 09 Mei 2026

PTPN IV PlamCo Targetkan 2,1 Juta Bibit Sawit Unggul, Bisa Diserap Petani Akhir 2024

Khairul Muslim - Rabu, 16 Oktober 2024 13:36 WIB
PTPN IV PlamCo Targetkan 2,1 Juta Bibit Sawit Unggul, Bisa Diserap Petani Akhir 2024
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santoso Saat Tanam Perdana Sawit Plasma di Provinsi Riau

Jatmiko menjelaskan, sejak pertama diluncurkan hingga akhir Triwulan III 2024, sedikitnya 1,6 juta bibit sawit telah diserap para petani di kedua provinsi tersebut. PalmCo merencanakan sampai Desember mendatang, diperkirakan sebanyak 2,1 juta bibit habis diboyong petani yang tengah menyiapkan areal mereka untuk kebutuhan peremajaan sawit.

Kita mentargetkan 2,1 juta bibit unggul bersertifikat dapat dibeli oleh petani termasuk petani non plasma,.
"Ke depan, kita fokus melakukan percepatan peningkatan kinerja seluruh lahan kelapa sawit dimiliki PTPN Group melalui program penyediaan bibit sawit unggul akan diperluas di berbagai provinsi di Indonesia mulai dari Sumatera hingga Kalimantan, kata Jatmiko.

Niat dan mimpi kami hanya satu, bagaimana petani mendapatkan hasil produksi sawit mereka secara maksimal sehingga disparitas antara petani dan korporasi yang cukup tinggi saat ini bisa dipangkas sehingga langkah pertama harus dibenahi ada pada penyediaan bibit unggul, ujar Jatmiko.

Memang data survey Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menunjukkan jika para petani sawit masih sering terjebak dengan keberadaan bibit sawit palsu.Ada sejumlah alasan yang membuat mereka terjebak.

Baca Juga:

Ada 37 persen menjadi korban penipuan, 14 persen tergiur harga murah, 20 persen tidak mengetahui cara membeli benih yang legal, 12 persen diantara petani terjebak penggunaan bibit palsu karena rumitnya persyaratan yang harus dipenuhi, 10 persen tidak mengetahui lokasi pembelian benih legal, 4 persen petani menyatakan akibat jarak tempuh dari lahan sawit ke produsen benih legal cukup jauh, ungkap Jatmiko.

Menurut Jatmiko, bibit unggul bersertifikat yang mudah diakses dan transparan adalah keharusan jika ingin meningkatkan produktivitas sawit rakyat.

Jika bibit terkendala, kerugiannya bagi petani tidak hanya hari ini bulan ini atau tahun ini tapi berdampak panjang sampai 25 tahun bahkan 30 tahun kedepan,ujar Jatmiko.

Baca Juga:
Sumber
: PTPN IV PalmCo Jatmiko Santoso
Editor
: Khairul Muslim
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PalmCo dan ITS Garap Bersama Bensin Sawit, Mentan Jadi Saksi
PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan saat Momen Paskah
PalmCo Sediakan Kebun untuk Introduksi Serangga Penyerbuk Sawit
Bersama BPDP, Petani Sawit Harus Bisa Kaya dan Sejahtera
Ini Rute Bus Program Mudik Gratis Lebaran 2026 PTPN IV PalmCo
Program Mudik PalmCo Reg. III Digelar, Paling Banyak Tujuan Sumut
komentar
beritaTerbaru