Lebih lanjut, dia menyampaikan, masyarakat harus waspada terhadap investasi dan pinjaman online ilegal. Selalu pastikan legalitasnya dan pastikan manfaat yang ditawarkan melalui dua indikator.
"Yaitu aspek legalitasnya, dan kelogisannya. Kemudian, ukur kapabilitas masing-masing dalam memenuhi kewajiban yang akan timbul sehubungan dengan penggunaan produk dimaksud," ucapnya.
"Saya harap bapak/ibu guru dapat memberikan perhatian lebih dalam lagi kepada seluruh siswa agar menjauhi aktivitas judi, khususnya judi daring atau judi online (judar/judol)," kata Khoirul Muttaqien.
Baca Juga:
Apalagi, tambah Khoirul Muttaqien, saat ini marak sekali judi online berkedok game online. Dia meminta agar semua pihak mewaspadai game online maupun aplikasi digital lainnya yang menawarkan keuntungan.
Plus, sambung Khoirul Muttaqien lagi, dengan mempertaruhkan sejumlah uang yang perlu ditransfer pada rekening atau akun tertentu.
Sementara itu Syahdan Lubis AP mendukung upaya OJK dalam meningkatkan literasi keuangan yang dapat membantu masyarakat untuk mengelola keuangan secara efektif dan membuat keputusan yang tepat dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.
Baca Juga:
Editor
: Hendrik Hutabarat
Tags
beritaTerkait
komentar