Selasa, 25 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Ini Sejumlah Kendala dalam Melakukan Edukasi Pasar Modal

Hendrik Hutabarat - Kamis, 05 Maret 2026 10:27 WIB
Ini Sejumlah Kendala dalam Melakukan Edukasi Pasar Modal
Dok. BEI Sumut
Muhammad Pintor Nasution selaku Kepala PT BEI Perwakilan Sumut memaparkan soal perkembangan pasar modal di Sumut, Rabu (4/3/2026 sore
Medan, asatupro.com - Pihak otoritas pasar modal di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), telah melakukan berbagai cara untuk melakukan edukasi soal pentingnya saham dimiliki masyarakat.

Untuk Sumut, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan banyak sosialisasi, edukasi, bahkan membangun galeri investasi di berbagai kabupaten dan kota, baik di Kota Medan, Tebingtinggi, Kabupaten Langkat, dan lainnya.

Namun, kata Pintor Nasution selaku Kepala PT BEI Perwakilan Sumut, hal itu dirasa "harus kencang" dari sebelumnya karena ada sejumlah hal yang fundamental, baik dari sisi demografi, kultural, maupun keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Semuanya itu diungkapkan Pintor Nasution kepada para wartawan saat acara berbuka puasa bersama di Restoran Kodagu, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga:

"Kalau untuk infrastruktur sepertinya enggak (masalah lagi -bred) lah, ya. Kan sekarang jalan sudah banyak yang bagus, tol juga sudah ada," ujar Pintor Nasution.

"Tapi memang melakukan edukasi pasar modal ke 33 kabupaten dan kota di Sumut itu jadi tantangan tersendiri. Provinsi kita ini cukup luas," ucap Pintor Nasution.

Sejauh ini, ungkapnya, edukasi yang nampak merata terjadi di Medan sebagai ibukota Sumut, diikuti Deli Serdang, Langkat, Tebingtinggi, Pematang Siantar, dan sekitarnya.

Baca Juga:

Hal ini ditandai dengan tingginya jumlah investor saham, termasuk saham syariah, di wilayah pantai timur Sumut ini, baik dari sisi jumlah investasi maupun dari keragaman jumlah investor.




"Seperti investor dari generasi milenial, Gen Z, ASN, pegawai, atau karyawan, atau pun ditinjau dari sisi gender. Nah, di daerah-daerah ini, khususnya kota Medan, jumlah investornya tumbuh pesat," kata dia.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan: Lapas Kelas I Medan Resmikan Budidaya Hidroponik dan Ikan Air Tawar
Oknum Pengacara "Jual Janji" Resmi Dilaporkan ke Polda Sumut, Diduga Tipu Keluarga Untuk Bebaskan Tersangka Tahanan Narkoba Sebesar Rp200 Juta
DPD Rumah Gibran Sumut Desak Bongkar Dugaan Pungli di Lapas Binjai: Jangan Jadikan Hak Warga Binaan Sebagai Lahan Pungutan
Diduga Tak Sesuai Juknis, Pekerjaan Replanting dan Parit Isolasi PTPN IV Bah Jambi Diminta Diperiksa
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru se-Sumatera Utara
komentar
beritaTerbaru