Kamis, 09 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Diduga Lepaskan Anjing Peliharaan di Sekolah, Kepala SLB di Medan di Protes Guru dan Orang Tua Siswa

Redaksi - Jumat, 24 Oktober 2025 21:34 WIB
Diduga Lepaskan Anjing Peliharaan di Sekolah, Kepala SLB di Medan di Protes Guru dan Orang Tua Siswa
SLB E Negeri Pembina Medan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara itu berlokasi di Jalan Karya, Kecamatan Helvetia, Medan, Kota Medan.

Medan,asatupro.com-Suasana belajar di SLB E Negeri Pembina Medan mendadak menjadi sorotan publik. Sejumlah guru dan orang tua siswa mengaku resah karena kepala sekolah diduga membawa dan melepaskan anjing peliharaannya di lingkungan sekolah.

Sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara itu berlokasi di Jalan Karya, Kecamatan Helvetia, Medan, Kota Medan.

Tindakan kepala sekolah dinilai tidak pantas dan berpotensi mengganggu aktivitas belajar, apalagi di sekolah luar biasa (SLB) yang menampung siswa dengan kebutuhan khusus.

Menurut sejumlah guru dan orang tua, hewan tersebut beberapa kali terlihat berkeliaran bebas di area sekolah tanpa pengawasan yang memadai.

Baca Juga:

"Kami khawatir kalau anjing itu tiba-tiba mendekat ke anak-anak. Mereka bisa ketakutan dan sulit ditenangkan," ujar salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya, Jumat (24/10/2025).

Guru di sekolah itu juga menyayangkan sikap kepala sekolah yang dianggap tidak memberi contoh baik kepada guru dan siswanya di sekola.

"Lingkungan pendidikan seharusnya dijaga dari hal-hal yang bisa menimbulkan keresahan, apalagi bagi anak berkebutuhan khusus," ujar seorang guru yang turut menyampaikan keberatan.

Baca Juga:

Sumber internal sekolah menyebut, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, orang tua siswa sempat mengeluhkan keberadaan hewan tersebut karena membuat anak-anak takut bersekolah.

"Selama ini orang tua dan guru memilih diam, tapi setelah ada yang memvideokan anjing itu di sekolah saat hujan, barulah kepala sekolah terlihat panik. Katanya, anjing itu sudah dijual Kamis atau Jumat sore," ungkap sumber tersebut.

Terpisah, Kepala UPT SLB E Negeri Pembina di bawah Dinas Pendidikan Sumut, Mardi Panjaitan ketika dikonfirmasi media membantah memiliki anjing peliharaan di area sekolah. Ia menyebut bahwa memang ada anjing yang sempat masuk ke lingkungan sekolah, namun segera diusir oleh pihak keamanan.

"Itu memang benar semalam ada anjing di lokasi sekolah, tapi langsung saya koordinasikan dengan keamanan agar tidak boleh masuk lagi," ujar Mardi.

Kendati demikian, sejumlah orang tua tetap meminta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang saat ini dipimpin Alex Sinulingga untuk turun tangan dan memberikan pembinaan terhadap kepala sekolah tersebut.

"Kami hanya ingin anak-anak belajar dengan tenang tanpa rasa takut," ujar salah satu wali murid dengan nada kesal.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Oknum Advokat di Medan Coreng Profesi Mulia: Cari Untung Dua Kaki, Peras Klien dan Lawan!
Anggaran Air Mineral Rp 1 Miliar, Begini Penjelasan Pemkot Medan
Sosialisasi Ideologi Pancasila di Kecamatan Medan Barat, Anggota DPRD Antonius Tumanggor Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan
Patroli Gabungan KRYD Polres Pelabuhan Belawan Sasar Premanisme hingga Tawuran
Ada Apa di PKPCKTR Medan? Temuan BPK Ungkap Dugaan Kebocoran Retribusi PBG Rp1,2 Miliar, Kadis Belum Beri Penjelasan
HUT Ke-111 Paroki ST. Antonius Dari Padua Hayam Wuruk Medan Berlangsung Meriah dan Penuh Makna, Revitalisasi Gereja Dan Sanctuarium Diresmikan
komentar
beritaTerbaru