Berkat Koramil 04/Talawi, Sejumlah Dusun di Desa Perkebunan Petatal Kembali Terkoneksi
Tanjung Tiram, asatupro.com Sejumlah dusun di Desa Perkebunan Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera
Peristiwa
Tanah Karo,asatupro.com-Aktivitas perjudian di lokasi yang dikenal dengan sebutan Kerangen Boys, Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, hingga kini masih menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, sosok yang disebut-sebut sebagai "king" atau raja judi di lokasi tersebut dan Yanti brahmana yang di sebut sebagai ratu judi diduga belum tersentuh tindakan hukum.
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, praktik perjudian jenis dadu kopyok dan mesin tembak ikan sampai detik ini masih terus berlangsung. Masyarakat menilai, meski keberadaan arena perjudian tersebut sudah lama diketahui publik, belum terlihat adanya penindakan tegas terhadap pihak yang diduga sebagai pengendali utama aktivitas tersebut.
"Kami heran, tempatnya sudah lama ramai, tapi yang disebut-sebut sebagai raja dan ratu judinya tidak pernah ditangkap. Ini jadi tanda tanya besar bagi warga," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu, (04/02/2026).
Kondisi ini memicu pertanyaan di tengah masyarakat mengenai keseriusan aparat penegak hukum, khususnya Polres Tanah Karo, dalam memberantas praktik perjudian yang dinilai meresahkan dan berdampak sosial.
Baca Juga:
Warga Menilai, keberadaan perjudian tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan dampak negatif seperti keributan, potensi tindak kriminal, hongga merusak perekonomian keluarga pemain judi.
"Kalau badar judi saja bisa ditangkap, seharusnya yang besar juga bisa, jangam nanti masyarakat beranggapan hukum hanya tajam kebawah" tambah warga lainnya.
Sejumlah elemen masyarakat mendesak aparat kepolisian agar segera melakukan penertipan secara menyeluruh, termasuk menindak pihak pihak yang diduga sebagai pengendali utama jaringan perjudian diwilayah tersebut.
Baca Juga:
Sejumlah elemen masyarakat mendesak aparat kepolisian agar segera melakukan penertiban secara menyeluruh, termasuk menindak pihak-pihak yang diduga sebagai pengendali utama jaringan perjudian di wilayah tersebut.
Sebagai perbandingan, pada pertengahan tahun 2025 lalu, Polres Karo sempat melakukan penggerebekan lokasi perjudian di Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah pemain serta mesin judi tembak ikan.
Namun, dalam penggerebekan itu, pihak kepolisian belum berhasil menangkap sosok yang dikenal dengan sebutan Yanti Brahmana atau "ratu judi" yang diduga sebagai bandar utama.
Media ini sudah mengkonfirmasi Kasatreskrim Polres Tanah Karo dan Kapolsek Payung, namun hingga saat ini belum mendapat respon.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat bertindak secara profesioanal, transparan dan tegas dalam menindak swgala bentuk perjudian tanpa pandang bulu demi menjaga ketertiban serta kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Tanjung Tiram, asatupro.com Sejumlah dusun di Desa Perkebunan Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera
Peristiwa
Bupati dan Wakil Bupati Terima Kunjungan Roni Angkat, Direktur Jenderal Perkebunan, Bahas Pengembangan Kopi dan Akses Program Strategis Pusa
Daerah
Kapolrestabes Medan Arahkan Personel Tetap Humanis dalam Pengamanan Aksi KBMN di DPRD Sumut
Peristiwa
Oknum Mafia BBM Dugong Bebas Beroperasi Sedot Solar, Klaim Sudah &ldquoSetor&rdquo ke Dirkrimsus dan Kapolrestabes Medan
Hukrim
Perkuat Sinergi Pengawasan & Penegakan Hukum, Kajati Terima Kunjungan Ketua KPU Provinsi Sumatera Utara
Medan
UU Polri Terbaru Resmi Disahkan Presiden Prabowo Subianto, Ini Aturan Baru Soal Pensiun Hingga Disabilitas
Nasional
Monumen Nasional Sisingamangaraja Medan Kebakaran, Bangunan Rumah Adat Hangus
Peristiwa
Anggaran Air Mineral Rp 1 Miliar, Begini Penjelasan Pemkot Medan
Medan
Padangsidimpuan, Asatupro.com Praktisi hukum Han Aulia Nasution, S.H., M.H., mengajak masyarakat Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, dan
Daerah
Baharkam Polri Irjen Pol. Mulia Hasudungan Ritonga "Ngopi Kamtibmas" Bersama Komunitas Ojol di Medan.
Medan