Senin, 22 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

KADIN Sumut Ingin Mengaplikasikan Program Ketahanan Ekonomi Presiden Prabowo Subianto di Sumut, Asalkan ...

Redaksi - Rabu, 13 Agustus 2025 10:06 WIB
KADIN Sumut Ingin Mengaplikasikan Program Ketahanan Ekonomi Presiden Prabowo Subianto di Sumut, Asalkan ...
Dok. pribadi
Ketua Umum KADIN Sumut Firsal Dida Mutyara saat mengikuti sebuah acara beberapa waktu yang lalu.
Medan, asatupro.com - Selama beberapa hari para pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengikuti program retreat ekonomi bersama Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

"Jadi, kami itu dari KADIN di seluruh Indonesia ikut retreat tersebut. Dan Pak Prabowo berbicara banyak tentang pentingnya dua hal dilakukan secara bersama, yaitu ketahanan nasional dari sisi militer atau pertahanan dan ketahanan nasional dari sisi kemandirian ekonomi," ujar Firsal Dida Mutyara, Ketua Umum KADIN Sumut.

Hal tersebut diungkapkan Firsal Dida Mutyara saat menggelar diskusi kelompok terpimpin atau focus group discussion (DKT/FGD) skala kecil dengan sejumlah jurnalis ekonomi yang ada di kota Medan, termasuk asatupro.com,Selasa (12/8/2025) sore.

Saat itu Firsal tidak sendirian. Ia didampingi sejumlah pengurus seperti Yudha Johansyah selaku Wakil Ketua (Waka) Umum Koordinator Bidang Organisasi Hukum dan Komunikasi, Lismardi Hendra Bidang Organisasi), Ahmad Muhajirin (Komite Tetap Komunikasi Daerah), dan dimoderatori oleh Diaz Wardianto WK.

Baca Juga:

Dalam diskusi yang digelar di lantai III kantor KADIN Sumut di Jalan Sekip Baru tersebut, Firsal bilang apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut make sense atau masuk akal, dan mereka ingin mencoba mengejawantahkan ketahanan nasional di bidang ekonomi tersebut di tingkat Provinsi Sumut.


Baca Juga:

"Dan kami jauh-jauh hari sudah mengumpulkan data lengkap tentang potensi ekonomi Sumut, baik dari isi SDA maupun SDM, dan dari situ kami nilai seharusnya Sumut bisa kuat secara ekonomi karena punya semua yang dipersyaratkan," kata dia.

Dari data yang dikumpulkan oleh tim konsultan yang profesional itu, kata Firsal, didapati bahwa Sumut yang memiliki luas wilayah 72.981,23 Km2 Idan berpenduduk 15.471.582 jiwa ini ternyata punya 7,5 juta jiwa yang bekerja aktif dan memiliki pendapatan domestik regional bruto (PDRB) sebesar Rp 282,40 triliun pada triwulan III tahun 2024 atas dasar harga berlaku.

Sumut juga berada di posisi yang istimewa dan strategis, dekat dengan Selatan Malaka dan terhubung langsung dengan pasar Singapura, Malaysia, Thailand, dan menjadi bagian dari koridor maritim ASEAN.


"Coba, kita ini kurangnya apa? KEK Sei Mangkei kita punya, pelabuhan berskala besar malah ada dua, Belawan dan Kuala Tanjung, belum lagi yang di Sibolga. Bandara? Ada itu Kualanamu, dan sejumlah bandara di wilayah barat," tutur Firsal Dida Mutyara.

Industri hulu dan hilir pun ada di Sumut, termasuk yang berbasis perkebunan sawit, karet, kakao, dan kopi, serta industri berbasis pengolahan dan manufaktur.


Firsal Dida Mutyara bilang, KADIN ingin sekali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam membangun dan menguatkan perekonomian Sumut, khususnya selama kepemimpinan Gubernur Bobby Alif Nasution saat ini.

"Saya ini dua tahun jadi pimpinan KADIN Sumut, sudah ada kepemimpinan empat gubernur yang kami rasakan, pertama Gubernur Edy Rahmayadi, PK Gubernur Hasanuddin, Pj Gubernur Agus Fatoni, dan kini Pak Bobby Alif Nasution selaku Gubernur," ucapnya.

Pihaknya juga siap menjaring investor yang berniat menanamkan modal di Sumut dan berharap Gubernur Bobby Alif Nasution memberikan banyak kemudahan, termasuk berupaya perizinan dan kalah perlu insentif untuk merangsang investor.


Pihaknya juga berharap Pemprov memiliki data yang sangat lengkap, terinci, dan terkini mengenai sektor atau wilayah mana saja yang bisa dimasuki investasi asing atau pun domestik agar ada kepastian bagi sang investor untuk menanamkan investasinya

"Karena begini, ada kejadian beberapa tahun yang lalu, Pemprov Sumut menawarkan konsesi pertambangan, tetapi belakangan konsesi itu itu sudah ada IUP-nya oleh perusahaan lain sejak 2012," ucap Firsal Dida Mutyara.


Atau, sambungnya lagi, beberapa tahun yang lalu juga ada sebuah produsen minuman berbasis cola dari kawasan Timur Tengah (Timteng) yang ditawari untuk memproduksi dan memasarkan minuman cola mereka di kawasan industri Medan (KIM).

"Tetapi ternyata lokasi yang ditawarkan pemerintah ternyata kebanjiran. Nah, kami ini dari KADIN Sumut sangat-sangat siap turut membangun perekonomian bersama Pak Gubernur Bobby Alif Nasution," ucap Firsal Dida Mutyara.

"Kami berharap bisa terbangun komunikasi yang aktif antara kami dengan seluruh jajaran di lingkungan Pemprov Sumut. Ketahanan nasional di bidang perekonomian yang diucapkan Pak Presiden Prabowo Subianto ke KADIN sewaktu retreat di Magelang kami yakini bisa diterapkan di Sumut bersama Pak Gubernur Bobby Alif Nasution," tegas Firsal Dida Mutyara yang diamini oleh seluruh pengurus KADIN Sumut lainnya.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Alarm Revolusi : Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Saatnya Kita Semua Mengambil Sikap Tegas
Ini Progres Pembangunan Jembatan Modular Bantuan Presiden Prabowo Subianto di Tugala Oyo
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Kejaksaan Agung dalam Pengusutan Dugaan Korupsi Program Gizi Nasional
Rayakan Idul Adha 1447 H, Qurban Sapi Dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Wakil Bupati Dairi Di Masjid Istiqomah Desa Gunung Sitember
Panglima TNI Hadiri Penambahan Alutsista TNI AU, Perkuat Kesiapan Pertahanan Udara Nasional
Panen Raya Jagung Spektakuler: Polda Sumut Wujudkan Ketahanan Pangan Bersama Presiden Prabowo
komentar
beritaTerbaru