Rabu, 10 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Kinerja Bobby Nasution Selaku Gubernur Diapresiasi Kadin Sumut

Hendrik Hutabarat - Senin, 23 Februari 2026 14:58 WIB
Kinerja Bobby Nasution Selaku Gubernur Diapresiasi Kadin Sumut
Dok. Kadin Sumut
Kinerja Bobby Afif Nasution sebagai Gubernur Sumut dipuji oleh Ketua Umum Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara.
Medan, asatupro.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan apresiasi kepada Bobby Afif Nasution terkait kinerjanya yang moncer selaku Gubernur selama setahun terakhir ini.

Apresiasi disampaikan oleh Firsal Dida Mutyara, sebagai Ketua Umum Kadin Sumut dalam sebuah paparan kepada para wartawan di kantor Kadin Sumut di Kecamatan Medan Petisah," 23/2/1026).

Didampingi sejumlah Wakil Ketua Umum Koordinator dan Wakil Ketua Umum Kadin Sumut, Faisal Dida Mutyara memuji Bobby Afif Nasution karena dinilai memiliki terobosan dan gerak cepat yang ditunjukkan selama satu tahun masa kepemimpinannya.

"Apresiasi ini khususnya ditujukan pada upaya mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, keberpihakan terhadap sektor pekerja," kata Firsal Dida Mutyara.

Baca Juga:

"Di samping itu, terlihat juga ada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kualitas pendidikan, juga penanganan pascabencana alam di berbagai wilayah Sumut," sambung Komisaris Utama PT Bank Sumut ini.

Dirinya juga memuji keberhasilan Bobby Afif Nasution terkait berbagai program lain yang secara nyata berpihak kepada masyarakat, dunia usaha, dan industri.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut mencerminkan komitmen kuat Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution dalam membangun sinergi lintas sektor demi kemajuan Provinsi.

Baca Juga:

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kata Firsal, pertumbuhan ekonomi Sumut sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar 4,53 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Dia bilang, meskipun angka tersebut lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai 5,03 persen, pertumbuhan ini tetap dinilai solid mengingat tantangan ketidakpastian ekonomi global, dinamika politik.

"Serta dampak bencana alam yang melanda wilayah Sumut, khususnya pada akhir tahun 2025. Hal ini terbukti Sumut lebih cepat recovery-nya dalam menangani bencana dibanding 2 provinsi tetangga lainnya," kata Firsal Dida Mutyara.

Pada kesempatan terpisah Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Sumut, Yudha Johansyah, bilang kalangan dunia usaha melalui Kadin secara khusus mengapresiasi Gubernur M. Bobby Afif Nasution di bidang ekonomi.

Di antaranya, ungkap Yudha Johansyah, dukungan terhadap revisi undang-undang (RUU) Kadin guna memperkuat kelembagaan organisasi dan meningkatkan perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Selama satu tahun kepemimpinannya, ujarnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah merealisasikan sejumlah program strategis yang manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat.

Di antaranya, ungkapnya, transformasi pelayanan publik agar lebih cepat, responsif dan handal yang didukung oleh penyediaan internet gratis di ruang publik, program perlindungan rakyat melalui restorative justice untuk melindungi rakyat.


Di sisi lain, ucapnya, penanganan pascabencana alam berjalan dengan cepat dan proaktif, apalagi Gubernur Sumut menetapkan status tanggap darurat sejak akhir November 2025 yang kemudian diperpanjang hingga 31 Desember 2025.

"Langkah Bobby Afif Nasution disertai kunjungan langsung ke lokasi terdampak seperti Sungai Tukka di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) serta Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapteng)," ungkap Yudha Johansyah.

Menurutnya, Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten (Pemkab), dan pemerintah kota (Pemko) bersama pemerintah pusat juga telah meresmikan hunian sementara (Huntara) di Lapangan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Pemprov Sumut menyiapkan lahan untuk pembangunan 1.000 unit hunian tetap (huntap), penyaluran dana tunggu hunian, stimulus ekonomi, serta rencana pembangunan tanggul dan sabo dam permanen guna mencegah banjir berulang.," ungkapnya

Pascabencana banjir di Tapsel, Tapteng dan Sibolga, melalui Dinas PUPR Provinsi, Pemprovsu menurunkan puluhan alat berat ke wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah yang berkolaborasi dengan kalangan Dunia Usaha, "ungkap Yudha Johansyah".

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Perekonomian (WKU Koordinator Bidang II) Kadin Sumatera Utara, Peter Suhendra, mengatakan, dalam bidang ekonomi Pemerintah Provinsi telah banyak melakukan terobosan.

Di antaranya upaya pengembangan UMKM sebagai penggerak ekonomi juga menunjukkan kinerja positif dengan kontribusi signifikan terhadap pendapatan domestik regional bruto (PDRB) atas kontribusi Sumut dalam surplus beras dan produksi pangan," kata dia


"Sementara stabilisasi harga bahan pangan didukung oleh pencapaian swasembada pangan nasional yang diakui melalui pemberian Satya Lencana Wirakarya kepada Gubernur M. Bobby Afif Nasution," kata Peter Suhendra.

"Atas kontribusi Sumut dalam surplus beras dan produksi pangan. Bukan hanya itu saja gerak cepat Pemerintah Daerah dalam penanganan pasca bencana alam berjalan dengan cepat melalui rehabilitasi sarana dan prasarana serta pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak.

Hal senada disampaikan WKU Koordinator I dan II, *Plt. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri (WKU Koordinator Bidang III) Kadin Sumatera Utara, Martono Anggusti.

Martono Anggusti menyampaikan, penguatan hilirisasi, pembangunan infrastruktur dan investasi yang telah dilaksanakan selama setahun kepemimpinan Gubernur Sumut M. Bobby Afif Nasution sangat baik.

Beberapa, ujarnya, di antaranya yaitu integrasi pembangunan antar Provinsi melalui forum Gubernur se-Sumatera untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera.

Kemudian, kata dia lagi, penguatan hilirisasi dan aglomerasi industri, khususnya pada penguatan hilirisasi, termasuk pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) dan kawasan industri.

Kedua kawan itu, sambungnya berfokus pada hilirisasi perkebunan perikanan dan peternakan, percepatan pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan.


Termasuk perbaikan jalan provinsi, jembatan guna meningkatkan konektivitas antar wilayah dan pengembangan kawasan industri strategis Sumatera Utara untuk memaksimalkan dampak ekonomi lokal.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga turut mendukung program-program prioritas Pemerintah Pusat yang berdampak langsung bagi warga Sumut, seperti akselerasi pembangunan rumah murah subsidi melalui program 3 juta rumah bagi Masyarakat

Berpenghasilan Rendah (MBR), serta pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis.

Selain itu program lainnya yang tidak kalah penting yang juga menjadi prioritas utama Gubernur Sumut.

M. Bobby Afif Nasution diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Peningkatan Kualitas Manusia, Ristek dan Inovasi (WKU Koordinator BIdang IV), Isfan F Fachruddin, melihat pelaksanaan universal health coverage (UHC) yang berhasil mencapai predikat UHC

Prioritas lebih cepat dua tahun dari target nasional, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP, peningkatan kualitas pendidikan dan SDM menjadi prioritas melalui pelaksanaan pendidikan gratis bagi siswa SMA/SMK/SLB negeri yang dimulai pada 2026,

Dengan target perluasan hingga mencakup seluruh wilayah pada 2029, serta penerapan sekolah 5 hari untuk mengurangi angka tawuran dan memperkuat pengawasan orang tua.


Pemerintah Provinsi juga menerima aspirasi Kadin, Apindo dan Serikat Pekerja terkait penetapan upah minimum Provinsi (UMP) dimana Gubernur Sumut menyampaikan penekanan pada dibukanya dialog konstruktif antara pengusaha dan pekerja di Sumut, tegas, Isfan.

Pada kesempatan yang sama WKU Bidang Kebijakan Fiskal, Moneter dan Publik, Hendra Arbie dan WKU ASEAN Dayan Sutomo mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi dalam menurunkan inflasi daerah.

Cara yang ditempuh Bobby adalah dengan gerakan pangan murah di bawah kepemimpinan Gubernur M. Bobby Afif Nasution dalam membantu menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok, upaya ini untuk menjaga stabilitas harga pangan strategis guna melindungi petani dan konsumen, patut diapresiasi.

Gubernur Sumut, M. Bobby Afif Nasution secara konsisten menekankan pentingnya kerja sama lintas daerah serta inovasi sebagai kunci untuk mempercepat pembangunan di Sumatera Utara.

Semua capaian dan terobosan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi serta sinergi yang terus dibangun bersama Forkopimda, organisasi perangkat daerah, dunia usaha dan industri, BUMD, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya, "ungkap Firsal Dida".

Kadin Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh upaya tersebut dan berharap kolaborasi ini terus diperkuat demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara secara yang berkelanjutan. Ujar Dida Mutyara diakhir penjelasannya.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Anggota DPR RI PDIP Deddy Sitorus Pertanyakan Permintaan Kompensasi Bobby Nst Ke PLN: Pencitraan Atau Gubernur Ngak Paham
Wamendagri Bima Arya Resmikan SPPG Binaan Yayasan Kadin Sumut
Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Diperpanjang, Ini Langkah BULOG Sumut
UU tentang Kadin Sudah Cukup Tua dan Harus Direvisi
Aksi Protes Nasabah Bank Sumut Minta OJK Tolak Penunjukan Dirut Baru Hasil RUPS
Ratusan Gen Z Padati MAINSTORY 2025 yang Digelar PT BEI
komentar
beritaTerbaru