Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kata Firsal, pertumbuhan ekonomi Sumut sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar 4,53 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).
Dia bilang, meskipun angka tersebut lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai 5,03 persen, pertumbuhan ini tetap dinilai solid mengingat tantangan ketidakpastian ekonomi global, dinamika politik.
"Serta dampak bencana alam yang melanda wilayah Sumut, khususnya pada akhir tahun 2025. Hal ini terbukti Sumut lebih cepat recovery-nya dalam menangani bencana dibanding 2 provinsi tetangga lainnya," kata Firsal Dida Mutyara.
Pada kesempatan terpisah Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Sumut, Yudha Johansyah, bilang kalangan dunia usaha melalui Kadin secara khusus mengapresiasi Gubernur M. Bobby Afif Nasution di bidang ekonomi.
Baca Juga:
Di antaranya, ungkap Yudha Johansyah, dukungan terhadap revisi undang-undang (RUU) Kadin guna memperkuat kelembagaan organisasi dan meningkatkan perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.
Selama satu tahun kepemimpinannya, ujarnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah merealisasikan sejumlah program strategis yang manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat.
Di antaranya, ungkapnya, transformasi pelayanan publik agar lebih cepat, responsif dan handal yang didukung oleh penyediaan internet gratis di ruang publik, program perlindungan rakyat melalui restorative justice untuk melindungi rakyat.
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar