Kamis, 10 September 2026
HUT INDONESIA KE 81

Mahasiswa ITSI Medan Ciptakan Prototipe Teknologi Pencegah Kebocoran CPO

Hendrik Hutabarat - Sabtu, 25 Juli 2026 10:38 WIB
Mahasiswa ITSI Medan Ciptakan Prototipe Teknologi Pencegah Kebocoran CPO
Dok. ITSI Medan
Abud Jabidi, seorang mahasiswa ITSI Medan, berhasil menciptakan inovasi teknologi yang mampuencegah kebocoran CPO.
Medan, asatupro.com - Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan kembali menorehkan prestasi mumpuni yang kelak berguna bagi industri perkebunan dan pengolahan kelapa sawit nasional.

Prestasi tersebut dimunculkan melalui Abud Jabidi (NIM 220203001), mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) ITSI Medan, yang berhasil menciptakan inovasi teknologi pencegah kebocoran minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

"Dasar inovasi ini adalah didasari fakta bahwa sektor logistik dan distribusi CPO nasional kerap dihadapkan pada tantangan klasik," kata Abud Jabidi kepada wartawan di Medan, Sabtu (25/7/2026).

"Tantangan klasik yang saya maksud adalah ancaman penyusutan muatan akibat kebocoran, praktik pencurian atau istilahnya kencing CPO hingga keterlambatan pengiriman akibat pelaporan manual," kata dia menjelaskan.

Baca Juga:

Untuk menjawab tantangan tersebut, dia bilang, inovasi berbasis teknologi mutakhir sangat diperlukan untuk mengatasi semua problem tersebut.

Didukung oleh Rektor ITSI Medan, Dr. Purjianto SE MM dan segenap civitas akademika , dirinya berhasil mengembangkan sistem dashboard distribusi mobil tangki (SD2MT) CPO.

"SD2MT CPO ini berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan flow sensor, level sensor, dan sistem posisi global atau global positioning system (GPS)," urai Abud Jabidi.

Baca Juga:

Solusi Digital
Selama ini, kata Abud Jabidi, proses pengawasan distribusi CPO masih bergantung pada pelaporan manual dan hal itu dinilai kurang efisien dan rentan terhadap human error.

Hal ini berdampak langsung pada efisiensi rantai pasok (supply chain) serta berpotensi menurunkan daya saing industri minyak kelapa sawit Indonesia di tingkat global.




Melalui alat dan sistem dashboard itu, Abud Jabidi bilang pengawasan angkutan CPO kini dapat dilakukan secara real-time dan transparan.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PalmCo Tanam Kedelai 1.000 Ha Demi Bantu Pemerintah Tekan Impor
Disaksikan Menko Perekonomian, ITSI Medan dan BPDP Tandatangani Kuota Beasiswa Sawit
Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis
Program TJSL PalmCo Sebesar Rp 17,1 M Sasar Perbaikan Beragam Sektor
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Didukung Pemerintah, ITSI Medan Ciptakan BrondoClean untuk Petani Sawit
komentar
beritaTerbaru