Di sisi lain, ucapnya, penanganan pascabencana alam berjalan dengan cepat dan proaktif, apalagi
Gubernur Sumut menetapkan status tanggap darurat sejak akhir November 2025 yang kemudian diperpanjang hingga 31 Desember 2025.
"Langkah Bobby Afif Nasution disertai kunjungan langsung ke lokasi terdampak seperti Sungai Tukka di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) serta Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapteng)," ungkap Yudha Johansyah.
Menurutnya, Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten (Pemkab), dan pemerintah kota (Pemko) bersama pemerintah pusat juga telah meresmikan hunian sementara (Huntara) di Lapangan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Pemprov Sumut menyiapkan lahan untuk pembangunan 1.000 unit hunian tetap (huntap), penyaluran dana tunggu hunian, stimulus ekonomi, serta rencana pembangunan tanggul dan sabo dam permanen guna mencegah banjir berulang.," ungkapnya
Baca Juga:
Pascabencana banjir di Tapsel, Tapteng dan Sibolga, melalui Dinas PUPR Provinsi, Pemprovsu menurunkan puluhan alat berat ke wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah yang berkolaborasi dengan kalangan Dunia Usaha, "ungkap Yudha Johansyah".
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Perekonomian (WKU Koordinator Bidang II) Kadin Sumatera Utara, Peter Suhendra, mengatakan, dalam bidang ekonomi Pemerintah Provinsi telah banyak melakukan terobosan.
Di antaranya upaya pengembangan UMKM sebagai penggerak ekonomi juga menunjukkan kinerja positif dengan kontribusi signifikan terhadap pendapatan domestik regional bruto (PDRB) atas kontribusi Sumut dalam surplus beras dan produksi pangan," kata dia
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar