Hati Hati Orang Minta Bantuan Melalui WA Padahal Tidak Dikenal. Diduga Aksi Penipuan Beredar di Medsos
Hati Hati Orang Minta Bantuan Melalui WA Padahal Tidak Dikenal. Diduga Aksi Penipuan Beredar di Medsos
Hukrim
Hamdani mengatakan, PT. Trikarya Utama Cendana dalam melaksanakan pekerjaan ini penuh dengan rasa tanggung jawab, tidak main-main, memiliki tenaga skil yang cukup, bekerja sesuai RAB, dan diawasi oleh konsultan pengawas yang cukup.
Ia menjelaskan, hanya ada sedikit kendala waktu dalam bekerja akibat adanya bencana yang tidak diinginkan (perubahan cuaca). "Apalagi kami bekerja tepatnya di pinggir pantai seperti ombak besar, angin kencang, dan hujan lebat. Ini bencana yang kami hadapi, maka kendala waktu dalam pelaksanaan pekerjaan terjadi. Jadi masyarakat Sabang harus memahami dan mengerti dengan kondisi ini," katanya.
Baca Juga:
Pelaksanaan pembangunan ini sudah di atas 90%, dengan 21 item pekerjaan. Semuanya sudah hampir selesai, tinggal finishing. "Insyaallah kami usahakan tepat waktu bisa selesai kalau tidak ada kendala," katanya lagi.
Hamdani menjawab pertanyaan Timsus L.KPK Nusantara, dalam pekerjaan pembuatan jalan beton bertulang, ada penggunaan dua lapis beton. Lantai kerja/dasar menggunakan beton K.175, pemasangan besi BRC, dan penutup akhir menggunakan beton K.350, sesuai RAB. "PT. Trikarya Utama Cendana dalam melaksanakan pekerjaan tidak berani bermain main dan sembarangan dalam pekerjaan, tetapi penuh dengan rasa tanggung jawab dalam bekerja. Begitu juga dengan bangunan lama, kami tidak menyentuhnya dan kami bekerja sesuai RAB yang ada.
Ada satu bangunan lama yang terkena bangunan baru, itu pun sudah kami laporkan kepada Dinas Perikanan terkait. Lantas Dinas Perikanan yang melakukan pembongkaran sendiri, bukan kami, karena itu aset perikanan daerah," jelasnya.
Baca Juga:
Tidak Menghalangi Wartawan
Hamdani mengatakan, "Kami dari PT. Trikarya Utama Cendana tidak menghambat dan menghalang-halangi wartawan yang datang dalam menjalankan tugasnya. Siapa pun yang datang, semua kami layani dengan baik."
Zulkifli, mantan Ketua Partai PDI Perjuangan Kota Sabang, saat dikonfirmasi Timsus L.KPK Nusantara Prov. Aceh di hari yang sama, juga mengakui bahwa pekerjaan pembangunan proyek tersebut bagus dan rapi, serta penuh dengan rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan proyek perikanan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan proyek, tentu ada keterhambatan akibat bencana. "Apalagi banyaknya item pekerjaan, itu hal yang biasa. Di semua proyek pasti ada terjadi hal yang sama. Jadi kita sebagai masyarakat harus memahaminya," katanya.
Hal ini juga senada dengan pengakuan warga setempat yang mengakui bahwa pelaksanaan pembangunan proyek perikanan tersebut bagus, rapi, disiplin dalam pekerjaan, kata Zulkifli.
Hati Hati Orang Minta Bantuan Melalui WA Padahal Tidak Dikenal. Diduga Aksi Penipuan Beredar di Medsos
Hukrim
GPSU Ultimatum Kejari Labusel Jangan Bungkam Soal Dugaan Korupsi Proyek Sekolah!
Hukrim
Ketua Umum DPP GPIE Kukuhkan Muhammad Ari AlKasyfi Sebagai Ketua DPC Kota Medan Periode 2026&ndash2030
Medan
Gunakan Teknik Undecover, Satresnarkoba Amankan 2 Orang Pria Bersama Barang Buktinya
Hukrim
Team Khusus Anti Begal 1.1 Polres Binjai Berhasil Amankan Sepeda Motor Hasil Curian di Kabupaten Langsa Prov. NAD Yang Melintas di Wilayah K
Hukrim
Otten Coffee Buka Kopi Fest Indonesia 2026 Medan dengan Kompetisi Global
Ekonomi
Pelaku Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap Satresnarkoba Polres Binjai
Hukrim
Pemkab Dairi Kembali Raih Opini WTP Yang ke12 Atas Laporan hasil Pemeriksaan Keuangan Pemerintah Tahun 2025
Daerah
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Ekonomi
Di Balik Kegelisahan Anggota Koperasi Swadharma, Ada Jalan yang Harus Dicari dengan Kepala Dingin
Nasional