DPP HARI Apresiasi Restrukturisasi Direksi PDAM Tirtanadi, Soroti Penetapan Direktur Bisnis
DPP HARI Apresiasi Restrukturisasi Direksi PDAM Tirtanadi, Soroti Penetapan Direktur Bisnis
Medan
Sabang,asatupro.com-Manisnya diawal pembentukan pengurus KSM Karya Bersama, Jurong Babul Iman dan Lhok Panglima, Kelurahan Kuta Bawah Barat, Kecamatan Suka Karya, Kota Sabang. Sebelum dimulainya Pekerjaan Pembangunan IPal Komunal senilai Rp630,000,000,-.
Dalam pelaksanaan kegiatan hingga akhir dari kegiatan yang tidak disangka bulan manis yang diberikan, tetapi pahit-pahitnya yang diberikan, seperti yang dirasakan JK Bendahara KSM Karya Bersama didampingi BB, Penyampaian terbuka, Kepada Media Asatupro.com didampingi Media Pindo Merdeka, Pada Senin Siang (29/9/2025) Pukul 15.05 Wib di Kongsi.
JK menjelaskan, penarikan anggaran yang pertama kali sebesar 30 persen sudah diteken oleh bendahara KSM Karya Bersama, untuk penarikan di Bank, tetapi ditarik/diambil secara diam diam Tampa diketahui dan melibatkan bendahara, usai dari penarikan di Bank, yang 30 persen tersebut dari pagu Rp630,000,000,- Bendahara hanya diberikan sebesar Rp80,000,000,- lebihnya entah dibawah kemana kata JK.
Baca Juga:
Hal ini dilakukan bukan yang pertama kali, tetapi di lakukan sampai akhir pekerjaan, Contoh lain kata JK, setiap penarikan anggaran maupun pembelian barang keperluan pekerjaan pembangunan Ipal Komunal, pembeliannya dilakukan diduga secara diam diam bendahara tidak pernah dikasih tau, apalagi untuk dilibatkan untuk pembelian barang, tidak pernah sama sekali, begitu juga dengan Faktur/Bon pembelian barang, Bendahara tidak pernah melihat dan memegangnya satu lembar pun.
"Karna dipegang oleh nya dan tidak pernah diajak duduk bersama bertukar pikiran untuk kemajuan pekerjaan, Begitu juga dengan penarikan Volume hasil pekerjaan tahap ll dan tahap lll, Bendahara hanya disuruh meneken dikwitansi, dan tidak pernah diajak untuk penarikan uang di Bank dilakukan dengan sendirian, apa gunanya Bendahara KSM Karya Bersama pegang uang pun tidak pernah terkesan hanya sebagai formalitas bendahara", tegas JK.
Yang lebih fatalnya lagi kata JK, ada dana perawatan pekerjaan yang tertinggal sekian persen, belum akhir masanya sudah di minta kepada PPK Proyek dan PPK Proyek langsung memberikannya, dilakukan secara diam diam tampa ada musyawarah sama bendahara dan yang lainnya, sampai saat ini pengambilan uang perawatan tersebut rimbanya tidak jelas, kemana uangnya dan dibawah kemana, termasuk sampai saat ini tidak ada dilakukan pembubaran panitia/pengurus KSM Karya Bersama, diduga takut diminta pertanggung jawaban yang menyangkut dengan pembangunan tersebut, karna yang dilakukan baik penarikan anggaran maupun pembelian barang tidak sesuai dengan prosedur dan aturan Kata JK dan BB.
Baca Juga:
"Bendahara KSM Karya Bersama, siap dipanggil APH memberikan keterangan yang sebenarnya, JK juga mendesak APH usut tuntas pembangunan Ipal Komunal yang anggaran Segede Rp 630,000,000,- di Kuta bawah barat", Pinta JK.
BB menambahkan dugaan kasus pembangunan Ipal Komunal yang anggaran Segede Rp 630,000,000 di Kuta Bawah Barat, sudah pernah dilaporkan ke APH (Aparat Penegak Hukum) pada bulan Juni 2025, tapi sampai saat ini diduga belum ada tidak lanjutnya, padahal masyarakat kongsi sangat berharap pembangunan Ipal Komunal dapat di periksa oleh APH secara tuntas Kata BB.
Lanjut BB penegak hukum diminta periksa mulai dari penarikan anggaran, pembelian barang, matrial yang digunakan sampai menghitung ulang Volume pekerjaan pembangunan Ipal Komunal sesuai di RAB kerja, pinta BB kepada penegak hukum.
BB juga meminta siapapun yang terlibat dalam dugaan kasus ini, proses pemeriksaannya tidak pilih kasih diperiksa dengan setuntas tuntas nya, sesuai dengan undang undang tindak pidana korupsi (Tipikor), ungkapnya.
DPP HARI Apresiasi Restrukturisasi Direksi PDAM Tirtanadi, Soroti Penetapan Direktur Bisnis
Medan
Niat Baik Berujung Duka Usai Konser Amal Kebakaran Parluasan, Tas Personel Aksima Trio Raib di Warung Mie Pangsit Gadjah
Peristiwa
Pengurus APINDO Kabupaten Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar
Peristiwa
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh, bersama istri Mukarramah bertakziah ke rumah duka almarhumah Hj. Nurasyiah.
Daerah
Terpilih Kembali Secara Aklamasi/Amanah, Guntur Syahputra Siap Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Periode 2026&ndash2029
Peristiwa
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Politik
Puluhan Murid TK dan SD di Deliserdang Keracunan Makanan MBG, Pihak SPPG Dan Yayasan Diduga Lepas Tanggung Jawab
Peristiwa
Bijaksana Memaknai Istilah "LONDO IRENG", Prof. DR. Sutan Nasomal Ajak Publik Tidak Terburuburu Menyimpulkan
Peristiwa
Diduga Ada Upaya Meredam Pemberitaan Kasus Dana Ketahanan Pangan Desa Pangguruan, Muncul Dugaan Penawaran Uang kepada Sejumlah Media
Daerah
Tapanuli Selatan, Asatupro.com Tanah airku tidak kulupakan bukan sekadar sepenggal lirik dalam lagu nasional ciptaan Ibu Sud. Bagi mas
Daerah