Minggu, 31 Mei 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Timsus L.KPK Nusantara Prov. Aceh Akui Kinerja PT. Trikarya Utama Cendana

Soeharto - Rabu, 12 Februari 2025 19:07 WIB
Timsus L.KPK Nusantara Prov. Aceh Akui Kinerja PT. Trikarya Utama Cendana
Pembangunan Sarana Pasar Ikan, Pasar Kuliner, Breakwater (Pemecah Ombak) Oleh PT. Trikarya Utama Cendana.
Sabang,asatupro.com-Di lapangan, pantauan Tim Khusus (Timsus) L.KPK Nusantara Prov. Aceh, juga sebagai Kabiro Sabang media Surat Kabar Suara Media Mabes dan Media Tipikor, mengakui pekerjaan PT. Trikarya Utama Cendana, terlihat seperti pembangunan sarana pasar ikan, pasar kuliner, pembuatan breakwater (pemecah ombak), pekerjaan jalan beton bertulang, pembuatan pagar pengaman proyek, dan item-item pekerjaan lainnya yang terlihat sangat bagus dan rapi. Begitu juga tenaga kerja yang ada di lapangan, baik pengawas, tenaga skil, dan pembantu skil, sangat profesional dalam menjalankan tugas-tugas kerjanya dengan penuh tanggung jawab, Senin, 10 Februari 2025 kata Timsus L.KPK Nusantara Prov Aceh kepada Asatupro.com.

Hamdani, pelaksana/pengawas dari PT. Trikarya Utama Cendana, menyambut baik kunjungan kerja Timsus L.KPK Nusantara Prov. Aceh di ruang kerjanya pada hari yang sama. Bincangbincang membahas pelaksanaan pekerjaan proyek.

Hamdani mengatakan, PT. Trikarya Utama Cendana dalam melaksanakan pekerjaan ini penuh dengan rasa tanggung jawab, tidak main-main, memiliki tenaga skil yang cukup, bekerja sesuai RAB, dan diawasi oleh konsultan pengawas yang cukup.

Ia menjelaskan, hanya ada sedikit kendala waktu dalam bekerja akibat adanya bencana yang tidak diinginkan (perubahan cuaca). "Apalagi kami bekerja tepatnya di pinggir pantai seperti ombak besar, angin kencang, dan hujan lebat. Ini bencana yang kami hadapi, maka kendala waktu dalam pelaksanaan pekerjaan terjadi. Jadi masyarakat Sabang harus memahami dan mengerti dengan kondisi ini," katanya.

Baca Juga:

Pelaksanaan pembangunan ini sudah di atas 90%, dengan 21 item pekerjaan. Semuanya sudah hampir selesai, tinggal finishing. "Insyaallah kami usahakan tepat waktu bisa selesai kalau tidak ada kendala," katanya lagi.

Hamdani menjawab pertanyaan Timsus L.KPK Nusantara, dalam pekerjaan pembuatan jalan beton bertulang, ada penggunaan dua lapis beton. Lantai kerja/dasar menggunakan beton K.175, pemasangan besi BRC, dan penutup akhir menggunakan beton K.350, sesuai RAB. "PT. Trikarya Utama Cendana dalam melaksanakan pekerjaan tidak berani bermain main dan sembarangan dalam pekerjaan, tetapi penuh dengan rasa tanggung jawab dalam bekerja. Begitu juga dengan bangunan lama, kami tidak menyentuhnya dan kami bekerja sesuai RAB yang ada.

Ada satu bangunan lama yang terkena bangunan baru, itu pun sudah kami laporkan kepada Dinas Perikanan terkait. Lantas Dinas Perikanan yang melakukan pembongkaran sendiri, bukan kami, karena itu aset perikanan daerah," jelasnya.

Baca Juga:

Tidak Menghalangi Wartawan

Hamdani mengatakan, "Kami dari PT. Trikarya Utama Cendana tidak menghambat dan menghalang-halangi wartawan yang datang dalam menjalankan tugasnya. Siapa pun yang datang, semua kami layani dengan baik."

Zulkifli, mantan Ketua Partai PDI Perjuangan Kota Sabang, saat dikonfirmasi Timsus L.KPK Nusantara Prov. Aceh di hari yang sama, juga mengakui bahwa pekerjaan pembangunan proyek tersebut bagus dan rapi, serta penuh dengan rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan proyek perikanan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan proyek, tentu ada keterhambatan akibat bencana. "Apalagi banyaknya item pekerjaan, itu hal yang biasa. Di semua proyek pasti ada terjadi hal yang sama. Jadi kita sebagai masyarakat harus memahaminya," katanya.

Hal ini juga senada dengan pengakuan warga setempat yang mengakui bahwa pelaksanaan pembangunan proyek perikanan tersebut bagus, rapi, disiplin dalam pekerjaan, kata Zulkifli.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peneliti UPER Berhasil Ungkap Penyebab Munculnya Penolakan Masyarakat terhadap Proyek Energi
Diduga Ada Oknum Yang Membawa Konsultan Pengawas Luar Masuk Sabang, Sehingga Konsultan Pengawas Kota Sabang Secara Tidak Langsung Akan Tersisihkan
Walikota Sabang Diminta Untuk Copot PNS PPK Proyek BPKS Sabang, Digantikan Dengan PNS Yang Baru, Agar Terbuka Bukan Menutup Nutupi
Diduga Tercium Aroma Permainan, APH Didesak Periksa Tuntas Pembangunan Ipal Komunal Di Kuta Bawah Barat
KPK Bakal Panggil Menantu Jokowi, Gubernur Sumut Bobby Nasution Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan di Sumut
Nasib Kontraktor di Kota Sabang Bagaikan Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi
komentar
beritaTerbaru