Anak Diduga Dipaksa Melayani Nafsu, Dianiaya hingga Foto Bugil Disebar, Keluarga Pertanyakan Keseriusan Polisi
Anak Diduga Dipaksa Melayani Nafsu, Dianiaya hingga Foto Bugil Disebar, Keluarga Pertanyakan Keseriusan Polisi
Hukrim
Padangsidimpuan, Asatupro.com – Kepala Puskesmas (Kapus) Sadabuan, Giopani Simbolon, mengakui adanya temuan terkait pengelolaan dana kapitasi dan non kapitasi yang menjadi perhatian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara.
Hal tersebut disampaikan Giopani Simbolon saat dikonfirmasi wartawan Asatupro.com melalui percakapan WhatsApp pada Selasa (14/7/2026).
Awalnya, wartawan Asatupro.com mengajukan permohonan wawancara secara langsung untuk meminta penjelasan mengenai temuan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara terkait pengelolaan dana kapitasi dan non kapitasi di Puskesmas Sadabuan.
Namun, Giopani Simbolon menyampaikan bahwa dirinya belum dapat memberikan waktu untuk diwawancarai karena sedang mengikuti kegiatan pembinaan dari Inspektorat.
Baca Juga:
"Maaf Pak, sedang sibuk lagi pembinaan Inspektorat," tulis Giopani Simbolon.
Ketika ditanya kapan dapat memberikan keterangan, Giopani menyebut belum bisa memastikan jadwal karena masih mengikuti agenda pembinaan tersebut.
Dalam percakapan itu, wartawan kemudian meminta klarifikasi mengenai temuan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara terkait dana kapitasi dan non kapitasi.
Baca Juga:
Menanggapi hal tersebut, Giopani Simbolon mengaku mengetahui permasalahan yang dimaksud. Ia juga menyatakan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan dan pengembalian ke kas negara telah dilakukan.
"Iya tahu. Permasalahannya itu sudah siap dan sudah dibayarkan ke negara," jawab Giopani Simbolon.
Meski demikian, wartawan Asatupro.com menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah hal lain yang perlu diklarifikasi di luar persoalan pengembalian kerugian negara sebagaimana disampaikan Kapus Sadabuan.
Adapun berdasar informasi yang dihimpun bahwa total biaya klaim dana non kapitasi pada Puskesmas Sadabuan bersama sejumlah puskesmas lainnya di Kota Padangsidimpuan selama Tahun Anggaran 2024 mencapai Rp331.013.378. Dari jumlah tersebut, Puskesmas Sadabuan tercatat menerima klaim sebesar Rp40.762.200. (MN)
Anak Diduga Dipaksa Melayani Nafsu, Dianiaya hingga Foto Bugil Disebar, Keluarga Pertanyakan Keseriusan Polisi
Hukrim
Medan, asatupro.com Bahan bakar minyak (BBM) yang angka di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam beberapa pekan terakh
Ekonomi
Medan, asatupro.com Sebuah perusahaan asal Malaysia, PT SMART Engineering Industries Sdn. Bhd., dan perusahaan asal Indonesia, mySAP365 PT
Perkebunan
Pimpinan Wilayah MIO Indonesia Sumut Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum Tanpa Pandang B
Nasional
Padangsidimpuan, Asatupro.com Kepala Puskesmas (Kapus) Sadabuan, Giopani Simbolon, mengakui adanya temuan terkait pengelolaan dana kapit
Daerah
Medan,asatupro.comForum Wartawan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara melakukan audiensi ke Kantor Wilayah Kementerian Haji d
Medan
Medan, asatupro.com Demi menguatkan regenerasi digital di industri perkebunan nasional, dalam hal ini perkebunan kelapa sawit, mySAP365 PT
Perkebunan
Palu, asatupro.com Sebanyak 155 petani sawit swadaya di Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), mendapatkan bekal be
Perkebunan
Suka Makmue, asatupro.com Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang diproduksi dari kebun para petani swadaya di Kabupate
Perkebunan
Antrian BBM Mengular, Ombudsman Sumut Minta Pertamina Bertindak Cepat Tangani Masalah Distribusi BBM
Peristiwa