Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur
Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur
Peristiwa
Isu utama yang menjadi sorotan dalam rembuk rakyat ini adalah penangkapan empat aktivis Padangsidimpuan oleh Polres Padangsidimpuan, yang diduga kuat dan disebut - sebut berkaitan dengan video seorang ASN (Ajudan Wakil Waikota) bersama Wakil Wali Kota Padangsidimpuan di sebuah tempat hiburan malam. Kasus ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat karena keempat aktivis yang selama ini dikenal vokal justru menjadi pihak yang ditangkap, bukan mereka yang disebut berada dalam video tersebut.
"Rembuk rakyat ini lahir dari keresahan publik. Yang seharusnya diperiksa adalah mereka yang ada di dalam video, bukan orang yang menyuarakan kebenaran," tegas M. Hadi Susandra Lubis, Ketua Koalisi Masyarakat Sipil, Rabu (22/10/2025) di salah satu coffe Shop di Padangsidimpuan.
Menurut Hadi, kejanggalan dalam penanganan kasus ini menjadi cerminan krisis kepercayaan terhadap aparat penegak hukum di Kota Padangsidimpuan. Ia menilai, hukum seolah hanya tajam ke bawah namun tumpul ke atas.
Baca Juga:
Kondisi ini diperparah dengan lambannya penanganan sejumlah kasus lain, termasuk kasus pembakaran rumah orang tua seorang wartawan di Padangsidimpuan yang hingga kini belum menemukan kepastian hukum. Peristiwa itu tidak hanya mengancam keselamatan jurnalis dan keluarganya, tetapi juga mencederai kebebasan pers dan hak atas rasa aman warga negara.
"Kalau rumah orang tua wartawan bisa dibakar tanpa kejelasan hukum, bagaimana nasib masyarakat yang tidak punya akses dan kekuatan? Ini pertanyaan yang harus dijawab aparat penegak hukum," ujar Hadi dengan tegas.
Rembuk rakyat yang akan digelar di pusat Kota Padangsidimpuan ini akan mengundang masyarakat dari enam kecamatan untuk hadir dan berdiskusi bersama, termasuk tokoh pemuda, mahasiswa, akademisi, dan aktivis yang peduli terhadap penegakan hukum, keadilan, dan hak asasi manusia.
Baca Juga:
Koalisi Masyarakat Sipil menegaskan bahwa rembuk rakyat ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi gerakan moral rakyat untuk menuntut transparansi, menolak pembungkaman, dan membangkitkan kesadaran bahwa keadilan hanya bisa hidup bila rakyat berani bersuara.
Seruan moral pun juga disuarakan, M. Hadi Susandra Lubis, yang Ia sampaikan, bahwa situasi yang terjadi di Padangsidimpuan hari ini menjadi potret kecil dari wajah penegakan hukum di negeri ini — ketika keberanian berbicara justru dibalas dengan penangkapan, dan kebenaran harus berhadapan dengan kekuasaan.
Namun sejarah menunjukkan, ketika hukum kehilangan nurani, rakyatlah yang harus menghidupkannya kembali.
"Melalui rembuk rakyat ini, masyarakat Padangsidimpuan diingatkan bahwa keadilan tidak akan datang dari atas, melainkan dari kesadaran bersama di bawah. Karena hukum tanpa keadilan hanyalah alat kekuasaan, dan rakyat tanpa keberanian hanyalah penonton atas ketidakadilan itu sendiri," tandas, Hadi, dengan tegas (MN)
Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur
Peristiwa
Medan, asatupro.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara (Sumut) mendorong percepatan hilirisasi komoditas dan peningkatan i
Ekonomi
Medan,asatupro.comKPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indone
Ekonomi
Jakarta, asatupro.com Pendekatan hukum adalah cara formal untuk mengatasi aksi ninja sawit atau aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di
Perkebunan
TRAGIS! KEBAKARAN DI BELAKANG PENGINAPAN CENDRAWASIH SIDIKALANG, BALITA 4,5 TAHUN MENINGGAL DUNIA
Peristiwa
Medan, asatupro.com Ketimpangan pembangunan antara wilayah pantai timur dan wilayah pantai barat tetap menjadi persoalan bagi pemerintah p
Ekonomi
Kisaran, asatupro.com Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Air Batu PTPN IV Regional 2 di Kecamatan Air Batu
Perkebunan
Medan, asatupro.com Tingkat kepercayaan masyarakat dan kalangan orangtua terhadap Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, baik ya
Perkebunan
Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 500 Juta, Mantan Karyawan Suruh Polisi Takuti Pengusaha
Peristiwa
Medan, asatupro.com Indonesia memiliki belasan juta hektar (Ha) perkebunan kelapa sawit dan harus dikelola secara baik dan berkelanjutan a
Perkebunan