Selasa, 14 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Harga TBS di Nagan Raya Menguat, Kinerja Bupati Dipuji

Hendrik Hutabarat - Selasa, 14 Juli 2026 15:48 WIB
Harga TBS di Nagan Raya Menguat, Kinerja Bupati Dipuji
Dok. Yuslan Thamrin
Harga pembelian TBS petani sawit swadaya di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, terus mengalami penguatan di bawah kepemimpinan Bupati TRK.
Suka Makmue, asatupro.com - Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang diproduksi dari kebun para petani swadaya di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengalami penguatan belakangan ini.

"Saya merasa kinerja pemerintah kabupaten (Pemkab) Nagan Raya di bawah kepemimpinan Bupati Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H layak diapresiasi terkait menguatnya harga TBS kami," kata Yuslan Thamrin kepada para wartawan melalui telepon, Selasa (14/7/2026).

Petani sawit swadaya yang kini menjabat sebagai Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Nagan Raya ini mengungkapkan bahwa Bupati TRK (nama panggilan akrab Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H) benar-benar mengefektifkan fungsi pengawasan Dinas Perkebunan Nagan Raya.

Dengan demikian, kata Yuslan Thamrin, dari sekitar 9 dari 13 perusahaan minyak kelapa sawit (PMKS) membeli harga TBS petani Nagan Raya dengan harga yang mendekati harga pasar.

Baca Juga:



"Situasi ini mendorong harga pembelian TBS di tingkat pedagang perantara juga menguat. Rata-rata harga TBS di PMKS ada di kisaran Rp 2.800-an per Kg. Nah, di tingkat pedagang perantara atau pengepul harga TBS kami di kisaran Rp 2.700-an per Kg," beber Yuslan Thamrin.

Baca Juga:
Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bisnis Kopi, Teh, Karet Produksi PalmCo Semakin Kinclong
Teknologi mySAP365 Semakin Berkembang, Kini Ditopang Indosat dan Diminati Pelaku Usaha Sawit
Cuan Banyak, Laba Bersih PalmCo Tembus 90,3 Persen
Sawit Jadi Primadona, Kadin Sumut dan Kadin Mogilev Belarus Sepakati Banyak Hal
Didukung BPDP dan Ditjenbun, PT CWE Tingkatkan SDM Petani Sawit Pasangkayu
Kebun Sawit Dijarah, Ekonomi Ribuan Karyawan  PTPN Cot Girek Jadi Tertekan
komentar
beritaTerbaru