Minggu, 24 Mei 2026

Masyarakat Sabang Kecewa Terhadap Kepala BPKS Yang Tidak Tegas "Pejabat Yang Sudah Diberhentikan Ditampung Lagi Bekerja Di BPKS"

Soeharto - Sabtu, 11 Oktober 2025 23:38 WIB
Masyarakat Sabang Kecewa Terhadap Kepala BPKS Yang Tidak Tegas "Pejabat Yang Sudah Diberhentikan Ditampung Lagi Bekerja Di BPKS"
Kantor BPKS Sabang, Jl. T. Panglima Polem, Kuta Barat, Sukakarya, Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Sabang,asatupro.com-Kabar tak sedap, kembali guncang kantor induk BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Sabang) di Sabang, Tercium aroma tak sedap yang menghebohkan dugaan adanya permainan kepentingan Politik "Berpura-pura".

Dikabarkan Wakil Kepala BPKS yang sudah diberhentikan ditampung kembali bekerja di BPKS dengan jabatan menurun sebagai Deputi Umum BPKS, hal ini yang membuat masyarakat sanagat kecewa sehingga menjadi omongan buah bibir masyarakat Sabang, kalau management BPKS terus menerus seperti ini dan DKS (Dewan Kawasan Sabang) tidak mau mengambil tindakan tegas terhadap kinerja BPKS, sampai kapanpun Sabang tetap seperti ini tidak akan ada perubahan dan kemajuan.

Masyarakat Sabang satukan suara, minta kepada Gubernur Aceh selaku Ketua DKS (Dewan Kawasan Sabang), Bahwa Wakil Kepala BPKS yang Sudah diberhentikan jangan dipakai lagi dan dilantik lagi, biarpun ini semua akal akalan dugaan permainan pimpinan Kepala BPKS, Karena tercium ada 3 pejabat penting yang dirubah BPKS ini semua dilakukan untuk kepentingan kelompok kepala BPKS, ucap seorang Tokoh Masyarakat Sabang, Abdullah, kepada Media Asatupro.com, Sabtu Sore (11/10/2025/Pukul 17.15 Wib) dengan nada sangat kecewa.

Menurut seorang pemerhati politik berinisial ZKL, Apa yang dilakukan oleh Kepala BPKS, akan memperburuk hilangnya kepercayaan masyarakat Sabang kepada BPKS, Semoga Ketua DKS tidak menyetujuinya dan melantiknya, kalau ini dilakukan akan hancur kepercayaan masyarakat.

Baca Juga:

Terkait akan ada pelantikan pejabatBPKS, Wali Kota Sabang, Zulkifli, H. Adam, selaku Anggota DKS, menjelaskan, "Saya diberitahukan secara lisan saja", Lanjutnya, "Pelantikan pejabat secara diam diam itu tidak adanya transparansi, dapat menimbulkan kesan bahwa proses tersebut tidak keterbukaan".

Bahkan ada kesan pejabat yang dilantik secara diam diam, mungkin tidak terasa perlu bertanggung jawab atas tindakan mereka dan dapat memicu spekulasi tentang adanya praktek nepotisme atau kepentingan bagi mareka yang sudah sepakat sebelumnya.

"Seharusnya harus dilakukan hal hal lain, dalam penjaringan calon pejabat untuk mengetahui kemampuan nya dan sosok yang akan duduk menjadi seorang pemimpin, bukan atas kepentingan pribadi dan kemauan kelompok", kata nya.

Baca Juga:

Informasi yang dirangkum Media Asatupro.com dari beberapa sumber, Bahwa Pejabat yang akan dilantik adalah Abdul Manan sebagai Deputi Umum, Fajran Zain sebagai Deputi Tekbang dan Teuku Ardiansyah Deputi Komersial.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Imam Masjid Al Falah Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang Tgk Muchtar Andhika, Mengajak Generasi Muda Islam Untuk Bergerak Meramaikan Masjid
Mengenal Sosok Imam Masjid Al Falah Kota Sabang, Tgk. Muchtar Andhika
Ketua IPSI Kota Sabang, Agus Halim Melakukan Prosesi Pelepasan Kontingen Pencak Silat Kota Sabang Menuju Kabupaten Bener Meriah
Kejaksaan Negeri Sabang Melakukan Pemusnahan Barang Bukti Perkara Pidana Yang Telah Memiliki Kekuatan Hukum Tetap Tahun 2025
Seleksi Duta Pelajar Sadar Hukum Jenjang SMA/SMK Kota Sabang Tahun 2025
Warga Kelurahan Kuta Ateuh Merasa Sedih Kehilangan Syahrial Keuchik Terbaik
komentar
beritaTerbaru