Rabu, 29 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Didukung BPDP, Aspek-PIR Gelar Pelatihan Pembuatan Biochar di Riau

Redaksi - Jumat, 25 Juli 2025 11:58 WIB
Didukung BPDP, Aspek-PIR Gelar Pelatihan Pembuatan Biochar di Riau
Dok. pribadi
Para pengurus Aspek-PIR dan BPDP serta peserta pelatihan pembuatan biochar dari tankos sawit melakukan sesi foto bersama.
Pelalawan, asatupro.com - Didukung penuh oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), para petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Pola Inti Rakyat (Aspek-PIR), baik dari tingkat DPP sampai DPD I Provinsi Riau, menggelar pelatihan pembuatan biochar. .

Pelatihan pembuatan biochar atau arang aktif berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit tersebut digelar di Desa Trimulya Jaya, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan tersebut bertajuk "Praktik Pembuatan Biochar Dari Tandan Kosong Sebagai Pembenah Tanah dan Produk Bernilai Ekonomis Skala UKMK", menghadirkan akademisi dan praktisi di bidangmya masing-masing.

Yakni M Mirza Arif Zainal dari Yayasan Agathis Dammara Karbon, dan praktisi biochar Arif Firmansyah yang juga Direktur PT Perfekta Lintas Semesta (PLS).

Baca Juga:

Hadir juga Analisis Senior Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Anwar Sadat, serta Aktar selaku Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pelalawan.

Para pengurus Aspek-PIR di tingkat pusat dan dari Riau juga hadir ,seperti Effendi Pasaribu selaku Direktur Eksekutif, dan H. Sutoyo selaku Ketua DPD I dan Bendahara Umum DPP Aspek-PIR.


Baca Juga:

"Perlu diketahui kalau biochar sendiri dari tankos diyakini bisa menekan penggunaan pupuk kimia di dalam budidaya perkebunan kelapa sawit," ucap Anwar Sadat, dalam acara tersebut.

Kata Anwar Sadat menambahkan, tankos sawit sangat berlimpah dan bakal lebih dari cukup untuk dijadikan bahan baku pembuatan biochar.

Dia sangat yakin kalau kegiatan pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi petani karena memberikan solusi dan bisa menjawab tantangan di perkebunan kelapa sawit.

"Yakni mengatasi tantangan biaya produksi yang semakin meningkat terutama pengadaan pupuk dan produktivitas kebun yang stagnan," tuturnya lebih lanjut.


Anwar berharap, biochar dapat dibuat langsung oleh petani dengan implementasi yang sesuai. Sehingga kondisi tanah kebun kelapa sawit petani semakin bagus sehingga penyerapan pupuk menjadi lebih baik.

"Seharusnya ini akan sangat mudah dibuat oleh petani. Sebab bahan baku melimpah. Dari itung-itungan saya ada sekitar 40 juta ton tankos yang dapat dimanfaatkan setiap harinya di Indonesia," paparnya.


"Ini juga peluang usaha bagi petani yang dapat memproduksi biochar skala UKMK. Artinya ada nilai ekonomis dari produk tersebut. Sehingga kebun kelapa sawit berkelanjutan dan petani semakin sejahtera dengan penghasilan alternatif lain," sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD I Aspek-PIR Riau, H Sutoyo, mengatakan tankos selama ini dimanfaatkan petani sebagai pupuk organik.

"Kita yakin petani sudah sangat familiar dengan tankos, di mana selama ini dalam pemanfaatannya petani hanya menumpuk tankos tersebut di tanaman agar menjadi pupuk organik," ucap Sutoyo.

"Padahal ada inovasi lain yang bagus untuk memaksimalkan pemanfaatan tankos itu," jelas Bendahara Umum DPP Aspek-PIR Indonesia ini.


Inovasi itu, kata Sutoyo, tankos juga dapat dimanfaatkan sebagai pembenah tanah. Di samping itu, menurutnya, pemanfaatan tankos ini juga dapat menekan biaya penggunaan pupuk kimia.

"Harapan kita, peserta dapat memanfaatkan secara maksimal kegiatan ini, sehingga mampu mempraktekkan ilmu yang didapat di kebun kelapa sawitnya. Sehingga tanah menjadi lebih subur, sehingga produksi kebun meningkat," tegas Sutoyo.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini Tekad Kuat Aspek-PIR Indonesia terkait Petani Sawit
Aspek-PIR Indonesia Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Alam di Batang Toru Tapsel
PTPN IV Regional 3 dan Aspek-PIR Indonesia Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Alam di Aceh
Upaya Petani Sawit Membuat Biochar Pantas Didukung, Ini Alasannya!
Tingkatkan Produktivitas, Aspek-PIR Gelar Forum Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025
Dukungan BPDPKS Mampu Kuatkan Keberadaan UKMK Berbasis Sawit
komentar
beritaTerbaru