Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Kalau Pelabuhan Belawan di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), jangan ditanya. Dalam sepekan ini hanya terlihat sekali dalam tender yang diselenggarakan oleh PT KPBN tersebut.
Berikut ini hasil tender harga CPO per Kg di luar atau tidak termasuk PPN di PT KPBN periode Jumat (18/10/2024):
Dumai : Rp 14.000 - IBP (sebelumnya Rp 14.038 - IBP, turun Rp 38)
Kwala Sawit (loko) : Rp 13.791 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 - MPR/BTI/SAM (sebelumnya Rp 13.829 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 - MPR/BTI/SAM/BBF, turun Rp 38)
Baca Juga:
Kaltim : Tiada kabar (sebelumnya Rp 18.638 - EUP)
Kalbar : Tiada kabar (sebelumnya Rp 13.688 - EUP)
Kalsel : Rp 13.600 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 12.955 - WNI (sebelumnya Rp 13.638 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 12.850 - WNI, turun Rp 38 dari harga WD)
Baca Juga:
CPKO :
Lampung (loco) : Tiada kabar (sebelumnya Rp 21.497 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 15.005 - KLKD)
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Jakarta, asatupro.com Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, sekaligus pe
Perkebunan
Polres Dairi Berhasil mengungkap Drama Begal Rp 297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
Daerah
Lapor Pak Wali Kota Rico Waas! Dugaan Kuat Sky Cross RSIA Rosiva Murni Teguh Langgar Perda, PBG Dipertanyakan
Peristiwa
Penandatanganan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Dairi
Daerah
Sat Narkoba Polres Simalungun Terima Piagam Penghargaan dari Pemkab atas Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026
Daerah
Ekspansi Togel di Deli Serdang Jaringan Situmorang Rambah Kawasan Padat Penduduk Perumnas dan Bangun Sari
Hukrim
Polres Pematangsiantar Gelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika
Hukrim
Sebut Urus Perkara di Polisi Bayar Rp25 Juta, Ketua Bobby Lovers Diduga Cemarkan Nama Baik Polri
Medan
HARI Desak Kejati dan Kejari SeIndonesia Bongkar Mafia MBG, Jangan Hanya Berhenti di Pusat
Nasional