Yaitu melakukan pemantauan dan mengenali potensi masalah sedini mungkin sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
Guntoro menegaskan bahwa keberhasilan program pengabdian tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan dan tersalurkannya bantuan peralatan, tetapi terutama dari keberlanjutan pemanfaatannya oleh masyarakat.
Menurutnya, ukuran keberhasilan program ini bukan hanya ketika alat sudah diterima oleh kelompok.
"Yang lebih penting adalah bagaimana alat tersebut dimanfaatkan, pengetahuan yang diberikan diterapkan, dan pekebun semakin mampu melakukan pengamatan secara mandiri," ujar Guntoro.
Baca Juga:
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan kelompok pekebun, inovasi teknologi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun sistem pemantauan penyakit tanaman yang lebih dini, sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan di tingkat pekebun," tegas Guntoro.
Baca Juga:
Editor
: Hendrik Hutabarat
Tags
beritaTerkait
komentar