Selasa, 18 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis

Hendrik Hutabarat - Selasa, 18 Agustus 2026 11:13 WIB
Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis
Dok. ITSI Medan
Para petani sawit yang tergabung dalam Perkumpulan Pekebun Tunas Sawita (PPTS), Desa Serbananti, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mendapatkan pengenalan dan penggunaan Spore Trap.

Ketua tim PKM, Guntoro, mengatakan bahwa pendekatan program sengaja diawali dengan melihat kondisi nyata di lapangan sebelum menentukan bentuk pendampingan yang diberikan kepada masyarakat.

"Kami ingin program ini benar-benar berangkat dari kebutuhan pekebun. Karena itu, sebelum memberikan teknologi dan pelatihan, kami terlebih dahulu melihat kondisi kebun serta permasalahan yang dihadapi pekebun di lapangan," ujar Guntoro.

Menurutnya, pengelolaan penyakit tanaman membutuhkan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan tindakan pengendalian ketika gejala telah muncul.

"Tetapi juga perlu diarahkan pada upaya pemantauan dan deteksi lebih awal," sambung Guntoro.

Setelah pelaksanaan survei, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan penyuluhan kepada anggota PPTS.

Baca Juga:

Dalam kegiatan tersebut, pekebun diperkenalkan dengan teknologi Spore Trap sebagai salah satu alat bantu untuk melakukan pemantauan keberadaan spora di lingkungan perkebunan.

Teknologi ini diharapkan dapat membantu pekebun memperoleh informasi lebih awal mengenai keberadaan inokulum penyakit, yang selanjutnya dapat dikaitkan dengan kondisi mikroklimat di sekitar tanaman.

Guntoro menjelaskan bahwa pengenalan teknologi tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong perubahan pola pengamatan penyakit di tingkat pekebun.

"Kita ingin mengubah pola berpikir dari menunggu penyakit terlihat baru bertindak menjadi lebih aktif melakukan pemantauan dan deteksi dini," ujar Guntoro.

Baca Juga:



"Spore trap menjadi salah satu alat bantu untuk melihat keberadaan spora di lingkungan kebun," jelas Guntoro.

Sumber
:
Editor
: Hendrik Hutabarat
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Program TJSL PalmCo Sebesar Rp 17,1 M Sasar Perbaikan Beragam Sektor
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Didukung Pemerintah, ITSI Medan Ciptakan BrondoClean untuk Petani Sawit
Kunjungi ITSI Medan, Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo Bikin Kejutan
Hadir di JIEXPO Kemayoran, mySAP365 AIX Semakin Memanjakan Industri Perkebunan Sawit
Pemuda Pancasila Sumut Tanam 2.000 Pohon, Ijeck Dorong Gerakan Peduli Lingkungan hingga Desa
komentar
beritaTerbaru