Apresiasi dan HKI Sebagai informasi, inovasi ini merupakan bagian dari skripsi
Abud Jabidi dan telah disidangkan di hadapan tim penguji bertaraf akademis tinggi.
Riset skripsi ini dibimbing langsung oleh dosen Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, Ir. Andi Prayogi, S.Kom., M.Kom.
Kemudian, Muhammad Akbar Syahbana Pane, S.T., M.Sc. tampil sebagai sebagai Penguji 1, serta Dr. Purjianto, S.E., M.M.selaku Rektor ITSI tampil sebagai Penguji 2.
Rektor ITSI, Dr. Purjianto, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas karya yang dihasilkan mahasiswa Progam Studi Sistem dan Teknologi Informasi tersebut.
Baca Juga:
"Teknologi semakin berkembang dan sangat membantu aktivitas produksi CPO. Saya berharap alat ini dapat dikembangkan lagi ke tahap produksi agar dapat digunakan untuk kemaslahatan umat dan tercapainya Visi dan Misi Institut Teknologi Sawit Indonesia," ujar Dr. Purjianto.
Ia menambahkan bahwa ITSI berkomitmen penuh untuk menjadi jembatan utama dalam pengembangan IPTEK berkelanjutan di sektor perkebunan.
"ITSI siap menjadi dan menjembatani tempat atau wadah di mana teknologi yang berkaitan dengan dunia perkebunan, khususnya sawit, untuk mengembangkan IPTEK yang berkelanjutan," tegasnya.
Baca Juga:
Kata dia, sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan karya intelektual dan pembentukan ekosistem riset yang berkelanjutan, alat berbasis IoT ini selanjutnya akan mendaftarkan hak cipta/patennya ke Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) ITSI.
Tags
beritaTerkait
komentar