Selasa, 27 Oktober 2026
HUT KE 2 ASATUPRO.COM 2026
HUT TNI KE 81

“Ekonomi Lagi Sulit” Ratusan Pedagang P3S Serbu DPRD Dairi Tolak Kenaikan ILP Sepihak

Tumpal Purba - Selasa, 08 September 2026 12:12 WIB
“Ekonomi Lagi Sulit” Ratusan Pedagang P3S Serbu DPRD Dairi Tolak Kenaikan ILP Sepihak
Ratusan pedagang P3S Sidikalang kompak berbaju putih saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Dairi

Dairi,asatupro.com—Desak Transparansi dan Evaluasi Tarif, Pedagang Ancam Bertahan Sampai Ada Keputusan. Pusat pemerintahan Kabupaten Dairi memutih, Selasa (08/09/2026). Ratusan pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang PasarSidikalang (P3S) Blok A dan Blok B menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Kantor DPRD dan Kantor Bupati Dairi.

Seragam putih yang mereka kenakan bukan sekadar pakaian. Itu simbol ketulusan, persatuan, sekaligus bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang mereka nilai mencekik, penyesuaian tarif normalisasi Iuran Layanan Pasar (ILP) oleh Perusahaan Daerah (PD) Pasar Dairi.

Aksi damai ini dipicu kebijakan PD Pasar Dairi yang menaikkan ILP tanpa kompromi. Di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk, para pedagang menilai kebijakan itu sangat tidak berpihak kepada rakyat kecil.

"Kami minta pemerintah dan DPRD meninjau ulang kebijakan ILP. Besaran kenaikan harus dikaji kembali dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi pedagang dan kondisi pasar Sidikalang yang saat ini sedang terpuruk," tegas pernyataan sikap massa yang dibacakan di tengah aksi.

Baca Juga:

P3S juga menyorot minimnya fasilitas. Kenaikan tarif, kata mereka, tidak logis jika tidak dibarengi dengan peningkatan pelayanan.


Di hadapan anggota dewan dan perwakilan pemerintah, Ketua P3S Harry Sitanggang bersama Sekretaris Ferdinand Sihaloho menyampaikan tuntutan inti:

  1. Evaluasi total kebijakan kenaikan ILP dengan melibatkan pedagang,
  2. Transparansi dasar hukum, rincian perhitungan, formula kenaikan, dan laporan penggunaan anggaran PD Pasar Dairi,
  3. Pelibatan pedagang dalam setiap pengambilan keputusan terkait tarif,
  4. Peningkatan pelayanan: kebersihan, keamanan, kamar mandi, parkir, dan ketertiban pasar,
  5. Jaminan tidak ada intimidasi terhadap pedagang yang menyampaikan pendapat.

"DPRD wajib mengawal aspirasi pedagang. Kami juga meminta agar seluruh hasil kesepakatan dalam pertemuan hari ini dituangkan dalam berita acara resmi yang mengikat secara hukum," ujar Harry Sitanggang lantang.

Baca Juga:

"Kami berhak tahu kemana saja uang iuran kami dipergunakan," sahut massa, disambut yel-yel dan tepuk tangan.

Hingga berita ini diturunkan, perwakilan P3S masih melakukan audiensi dan mediasi intensif bersama anggota DPRD Dairi dan perwakilan Pemkab Dairi.

Spanduk besar bertuliskan "KAMI PERSATUAN PEDAGANG PASAR SIDIKALANG (P3S) MENOLAK Sosialisasi ILP yang telah disampaikan PD. Pasar. Kondisi ekonomi saat ini lagi sulit" terus dikibarkan. Pengamanan ketat dari Polres Dairi dan Kodim 0206/Dairi mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif.

Para pedagang menegaskan tidak akan mundur. Mereka mengancam akan terus mengawal tuntutan ini sampai pemerintah mengambil keputusan yang berpihak pada keberlangsungan hidup pedagang Pasar Sidikalang.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
14 Hari ke Depan, Polisi Kedepankan Edukatif dan ETLE di Operasi Patuh Toba 2026
Bupati Dairi Ajak HIMPAK Lestarikan Budaya: Jangan Hanya Dirayakan, Tapi Dijalani
Tim LAFKI Turun ke RSUD Sidikalang, dr. Benny Purba: Banyak Masukan untuk Perbaikan Layanan
Pelantikan DPP Pomparan Loho Raja di Tugu Silalahi, Pemkab Dairi Ajak Kolaborasi Bangun Daerah
Dana Revitalisasi Rp774 Juta di Silahisabungan Dairi Dipertanyakan, Diduga Rangka Atap Lapuk Dipakai Kembali
Cegah Judi Online dan Penipuan Online, Sat Binmas Polres Dairi Edukasi Warga di Stasiun PT Sepadan Sidikalang
komentar
beritaTerbaru