Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Sangat diharapkan kalau harga TBS kali ini hingga Jumat petang bisa naik lebih tinggi dari sebelumnya yang baik rata-rata sebanyak Rp 30 per Kg, termasuk saat ditransaksikan di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS).
Berikut ini hasil tender harga CPO per Kg di luar atau tidak termasuk PPN di PT KPBN periode Kamis (24/10/2024):
Belawan : Rp 14.507 - MM
Baca Juga:
Dumai : Rp 14.507 - IBP (sebelumnya
Rp 14.337 - IBP, naik )
SAN Dumai : Tiada kabar (sebelumnya Rp 14.337 - IBP)
Kaltim : Tiada kabar (sebelumnya Rp 13.960 - PMA)
Baca Juga:
Ngabang (Loco) : Tiada kabar (sebelumnya Rp 13.900 - EUP)
Kembayan (Loco): Tiada kabar (sebelumnya Rp 13.900 - EUP)
Kalsel : Rp 13.383 - EUP (sebelumnya Rp 13.937 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 13.300 - WNI, turun Rp 554 dari harga WD, naik Rp 83 dari harga penawaran tertinggi)
Kwala Sawit (loco) : Rp 9.750 - MPR/BTI/SDS (sebelumnya Rp 14.128 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 - MPR/BTI/)
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Jakarta, asatupro.com Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, sekaligus pe
Perkebunan
Polres Dairi Berhasil mengungkap Drama Begal Rp 297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
Daerah
Lapor Pak Wali Kota Rico Waas! Dugaan Kuat Sky Cross RSIA Rosiva Murni Teguh Langgar Perda, PBG Dipertanyakan
Peristiwa
Penandatanganan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Dairi
Daerah
Sat Narkoba Polres Simalungun Terima Piagam Penghargaan dari Pemkab atas Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026
Daerah
Ekspansi Togel di Deli Serdang Jaringan Situmorang Rambah Kawasan Padat Penduduk Perumnas dan Bangun Sari
Hukrim
Polres Pematangsiantar Gelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika
Hukrim
Sebut Urus Perkara di Polisi Bayar Rp25 Juta, Ketua Bobby Lovers Diduga Cemarkan Nama Baik Polri
Medan
HARI Desak Kejati dan Kejari SeIndonesia Bongkar Mafia MBG, Jangan Hanya Berhenti di Pusat
Nasional