Minggu, 21 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Diduga Rem Blong, Truk Muatan Besi Tabrak Beruntun dan Seruduk Rumah Warga di Sumbul

Tumpal Purba - Minggu, 21 Juni 2026 06:06 WIB
Diduga Rem Blong, Truk Muatan Besi Tabrak Beruntun dan Seruduk  Rumah Warga di Sumbul
Mobil Trado bermuatan besi melaju dari arah medan menuju sidikalang menghantam 2 mobil dan Rumah warga.

Dairi,asatupro.com-Suasana sunyi menjelang pagi di kawasan Jalan Negara lintas Sidikalang–Medan mendadak berubah menjadi mencekam. Pada Minggu, 21 Juni 2026 sekitar pukul 04.00 WIB, sebuah truk berukuran besar jenis Trado melaju dari arah Medan menuju Sidikalang. Truk raksasa tersebut diketahui tengah membawa muatan besi yang sangat berat, diperkirakan mencapai sekitar 40 ton.

Saat memasuki jalur di kawasan Simpang Invaliden, truk trado tersebut diduga kuat mengalami kendala fatal pada sistem pengereman (rem blong). Dengan kondisi jalanan yang menurun, kendaraan berat yang kehilangan kendali itu meluncur deras tanpa bisa dihentikan oleh sang sopir.

Tabrakan Beruntun Kendaraan di Jalan Raya Menurut kesaksian warga, Baron Matanari, truk trado yang melaju lepas kendali tersebut pertama kali menghantam sebuah mobil boks berwarna putih (Colt Diesel) yang berada tepat di depannya. Benturan keras yang tak terhindarkan membuat mobil boks putih itu terdorong ke depan dengan kecepatan tinggi.

Mobil boks tersebut kemudian menabrak mobil minibus Grandmax yang sedang membawa sejumlah penumpang. Akibat hantaman beruntun yang luar biasa keras, mobil Grandmax mengalami kerusakan parah hingga dilaporkan adanya korban yang tewas seketika di lokasi kejadian.


Baca Juga:

Daya dorong truk trado bermuatan besi puluhan ton itu tidak langsung berhenti setelah menghantam kendaraan di jalan. Truk terus melaju liar ke arah kiri jalan dan langsung menyeruduk deretan bangunan milik warga setempat.

Tercatat ada tiga unit rumah warga yang hancur akibat terjangan kendaraan berat ini, masing-masing adalah, Rumah Bapak P. Pasaribu, Rumah Bapak Lumbangaol, Rumah Bapak B. Pasaribu, Hantaman pada bangunan ini menimbulkan suara dentuman keras yang langsung membangunkan warga sekitar dari tidur mereka.

Warga yang menyaksikan dan berada di sekitar lokasi langsung berhamburan keluar untuk memberikan pertolongan pertama. Di dalam salah satu rumah yang tertabrak, yaitu keluarga Pasaribu, seorang ibu beserta anaknya mengalami luka-luka akibat runtuhnya material bangunan. Keduanya segera dievakuasi oleh warga dan dilarikan ke Puskesmas Sumbul menggunakan kendaraan yang melintas untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Baca Juga:

Kepala Puskesmas Sumbul, Edison Damanik, membenarkan adanya korban jiwa dan luka yang masuk ke fasilitas kesehatan tersebut. "Dua orang meninggal dunia dan tujuh orang menderita luka-luka. Saat ini, para pasien yang terluka masih dalam penanganan intensif oleh tim medis kami," ungkap Edison pada Minggu pagi.

Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap para korban tewas maupun luka masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian. Aparat Satlantas Polres Dairi juga sudah turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan maut ini.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sosialisasi Teknis Pengoperasian Kendaraan dan Peralatan Pemadam Kebakaran, BPBD Dairi dan Batalyon Yon TP 908/Gaja Dompak Berkolaborasi
Senam kebugaran Jasmani bersama Murid SMP Negeri 2 Sidikalang, Ketua TP PKK Dairi Bagikan Tablet Tambah Darah Untuk Remaja Putri
Keberangkatan Kafilah Kabupaten Dairi Menuju Gedung Astaka Dispora Medan mengikuti MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara
SD Negeri 037994 Juma Borno Raih Juara I, Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Dairi
Perkuat Arah Pembangunan Daerah,DPRD Dairi Sahkan RTRW 2026–2046
Polres Dairi Berhasil mengungkap Drama Begal Rp 297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
komentar
beritaTerbaru