Rabu, 06 Mei 2026

Pemerintah Gaspol Ganti LPG 3 Kg dengan CNG, Impor Ditekan, Subsidi Lebih Hemat

Zulhamdani Napitupulu - Rabu, 06 Mei 2026 17:17 WIB
Pemerintah Gaspol Ganti LPG 3 Kg dengan CNG, Impor Ditekan, Subsidi Lebih Hemat
Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Dari Tabung Besar ke Skala Rumah Tangga

Selama ini, penggunaan CNG identik dengan tabung berkapasitas besar, berkisar di atas 10 hingga 20 kilogram. Tantangan berikutnya adalah bagaimana teknologi tersebut dapat diadaptasi menjadi lebih praktis dan aman untuk kebutuhan dapur rumah tangga.

Pemerintah saat ini tengah menunggu hasil uji teknis sebelum memutuskan implementasi luas. Jika dinyatakan layak, skema konversi dari LPG ke CNG akan dilakukan secara bertahap.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menata ulang konsumsi energi domestik yang selama ini masih bergantung pada impor LPG.

Baca Juga:

Kekuatan Ada di Dalam Negeri

Salah satu alasan utama dorongan penggunaan CNG adalah ketersediaan sumber daya yang melimpah di dalam negeri. Indonesia memiliki cadangan gas alam yang cukup besar, bahkan baru-baru ini ditemukan potensi baru di wilayah Kalimantan Timur.

Cadangan tersebut diproyeksikan dapat memperkuat pasokan energi domestik, sekaligus mengurangi tekanan terhadap anggaran negara akibat impor energi.

Baca Juga:

"Bahan bakunya kita punya. Tinggal bagaimana kita optimalkan untuk kebutuhan rakyat," kata Bahlil.

Skema Subsidi Masih Digodok

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mengkaji model subsidi yang paling tepat untuk CNG. Meski belum final, opsi pemberian subsidi tetap terbuka sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat.

Yang menarik, proyeksi awal menunjukkan bahwa beban subsidi CNG berpotensi lebih ringan dibanding LPG. Perhitungannya bahkan menunjukkan efisiensi hingga sekitar 30 persen lebih hemat.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sumut Raih Juara I Creative Financing Kemendagri, Bunda Yin: Bukti Kepemimpinan Bobby Nasution Berkah dan Inovatif
Pernyataan Sikap DPC GMNI Jakarta Timur, “Legislatif Yang Sehat : Tetapkan Batas Empat Periode.”
Sosialisasikan Aquaculture, Regal Springs Indonesia dan Faperta USU Kolaborasi Lakukan Ini
Pernyataan Sikap Candradimuka Terkait Aksi di Jalan Pahlawan Semarang
Sujahri Somar dalam Pidato Politik Dies Natalis ke-72: GMNI Dukung TGPF DPR RI Usut Tuntas Kasus Andri Yunus
Antiklimaks! Laporan Ormas Kristen terhadap Muhammad Jusuf Kalla Terbaca sebagai Manuver Politik
komentar
beritaTerbaru