Rela "Meracuni" Warga Demi Keuntungan, DPP FROMPER Desak Cabut Izin Operasional PT Kreasi Kotak Megah!
Rela "Meracuni" Warga Demi Keuntungan, DPP FROMPER Desak Cabut Izin Operasional PT Kreasi Kotak Megah!
Peristiwa
Jakarta,asatupro.com-Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mempercepat langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor energi. Salah satu terobosan yang kini tengah dimatangkan adalah pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG tabung 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangga.
Program ini ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2026 dengan tahap awal implementasi di sejumlah kota besar di Pulau Jawa.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari strategi konkret transisi energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
"Tahun ini kita mulai. Persiapannya sudah berjalan, termasuk dari sisi teknis dan distribusi," ujar Laode dalam sebuah forum energi di Jakarta.
Baca Juga:
Fokus Pada Keamanan dan Teknologi
Berbeda dengan LPG yang selama ini digunakan masyarakat, CNG memiliki karakteristik tekanan yang jauh lebih tinggi. Jika LPG berada pada kisaran 5 hingga 10 bar, CNG dapat mencapai tekanan hingga 250 bar.
Perbedaan signifikan ini membuat pemerintah tidak bisa sembarangan dalam menyiapkan infrastruktur, khususnya tabung penyimpanan. Desain dan material tabung harus memenuhi standar keamanan yang jauh lebih ketat.
Baca Juga:
Menurut Laode, seluruh proses pengujian dilakukan secara berlapis, melibatkan lembaga teknis seperti Lemigas guna memastikan keamanan maksimal sebelum didistribusikan ke masyarakat.
"Setiap tahapan uji kami lakukan secara detail, mulai dari tekanan hingga ketahanan material. Ini faktor paling krusial," jelasnya.
Rela "Meracuni" Warga Demi Keuntungan, DPP FROMPER Desak Cabut Izin Operasional PT Kreasi Kotak Megah!
Peristiwa
Medan,asatupro.comIngat Kasus BMW. Pasti ingat, sebab berita kecelakaan tunggal tersebut sempat viral dan menjadi bahan perbincangan di kal
Hukrim
Aldoni Sinaga Naik ke Panggung Nasional, Eks Ketua PMKRI Medan Dipercaya Jadi Sekjen PP PMKRI 2026&ndash2028
Nasional
Resmi Diumumkan, Ini Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2026 Sampai Periode 2031
Nasional
Polda Aceh bersama BNN RI dan pemangku kepentingan terkait memperkuat sinergi dalam menangani kawasan rawan tanaman terlarang di Aceh Besar.
Daerah
Respons Aspirasi DPRD, Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Kumpulkan Seluruh Penyuluh Pertanian SeKabupaten Dairi
Daerah
Medan, asatupro.com Upaya perceraian antara PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) dengan para petani sawit plasma yang menjadi mitra di Kab
Perkebunan
Kodim 0212/TS Jembatan Simadihon Dibangun, Akses Warga di Dolok Sigompulon Segera Lebih Mudah
Daerah
Disnaker Labura Didesak Verifikasi Dugaan Iuran BPJS Pekerja PT Umada
Peristiwa
Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kunjungi Mako Damkarmat Medan
Medan