Kamis, 10 September 2026
HUT INDONESIA KE 81

Kepala BSKDN Kemendagri : Inovasi Pelayanan Publik Harus Hadirkan Solusi yang Relevan dan Adaptif

Zulhamdani Napitupulu - Jumat, 25 Oktober 2024 23:34 WIB
Kepala BSKDN Kemendagri : Inovasi Pelayanan Publik Harus Hadirkan Solusi yang Relevan dan Adaptif
Foto : Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Inovasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Jony Oktavian Haryono menjelaskan, inovasi dalam dunia pendidikan di tingkat daerah tidak harus selalu berbasis teknologi canggih. Pemanfaatan potensi lokal serta penggunaan teknologi sederhana dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Hal ini, kata dia, dinilai dapat meminimalisasi daerah terpaku pada keterbatasan sumber daya, infrastruktur, dan anggaran. Menurutnya, justru potensi lokal, nilai-nilai budaya, dan kearifan lokal harus dimanfaatkan sebagai kekuatan daerah. "Penggunaan teknologi sederhana itu menjadi peluang tidak usah teknologi yang terlalu advance, tidak usah teknologi yang terlalu maju tetapi penggunaan aplikasi yang sederhana seperti penggunaan aplikasi mobile untuk pembelajaran," jelasnya.

Di lain sisi, Kepala Sub Direktorat Perlindungan Masyarakat Direktorat Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Fadly Elwa Purwansyah, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam peningkatan pelayanan ketertiban umum, ketentraman, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) melalui wadah Satuan Perlindungan Masyarakat (Saltinmas).

"Kondisi wilayah kita sangat beragam, dan kerawanan yang dihadapi juga beragam. Oleh karena itu, pendekatan pelayanan Trantibumlinmas harus melibatkan masyarakat langsung melalui wadah Saltinmas," ungkapnya.

Baca Juga:
Dia menambahkan, dalam menyosialisasikan peran anggota Saltinmas penting untuk memastikan masyarakat terlibat secara aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. Sinergi antara Pemda dan masyarakat adalah kunci dalam keberhasilan program ini. "Pemerintah daerah harus bersinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan ini, terutama melalui inovasi yang bisa memperkuat peran serta masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan," pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, Webinar tersebut juga dihadiri oleh narasumber lainnya meliputi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial Budi Satriyo dan perwakilan dari Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BPKP) Nely Puspa.

Baca Juga:

Sumber
: Puspen Kemendagri
Editor
: Zulhamdani Napitupulu
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BEM UMN Al-Washliyah Gelar Aksi Jilid II, Desak Usut Dugaan Skandal Kredit Rp82,39 Miliar Bank Mandiri
PB HMI Desak Pemerintah Hentikan Pembaruan HGU PT Socfindo dan Audit Total Lahan
Kejati Sumut Geledah Dua Kantor Instansi Pemerintah di Tebing Tinggi, Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Smartboard
Disinggung Mengenai Mobil Dinas Jabatan, Rusydi Nasution : Istri Pak Letnan Tabrakan Pernah Diberitakan, Enggak?
Desakan Publik Kalahkan Keputusan Letnan Dalimunthe dan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 Terkait Gebyar HUT RI Di Padangsidimpuan
Gebyar HUT RI Di Padangsidimpuan Terhalang Inpres Nomor 1 Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru