Jumat, 05 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Tandatangani MoU, Kementerian ESDM dan BPS Sepakati Penyediaan Data Penerima Subsidi Sektor Energi

Hendrik Hutabarat - Jumat, 17 Oktober 2025 14:48 WIB
Tandatangani MoU, Kementerian ESDM dan BPS Sepakati Penyediaan Data Penerima Subsidi Sektor Energi
Dok. ESDM
Kementerian ESDM dan BPS menyepakati kerjasama penyediaan data penerima energi subsidi.

"Dengan senang hati, hari ini kita tanda tangan MoU, tolong sajikan data yang sesungguh - sungguhnya, yang sebenar-benarnya," ungkap Bahlil.

Selain itu, Menteri Bahlil juga meminta BPS untuk menampilkan tidak hanya data-data yang makro saja namun dapat juga membantu menghitung dampak ekonomi dan sosial dari kebijakan satu data khususnya di bidang energi dan sumber daya mineral.

"Kita terus secara intens melakukan rapat-rapat lanjutan dengan BPS terkait dengan data subsidi, LPG, BBM dan listrik," tuturnya.

Baca Juga:

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian ESDM dengan BPS bukan hanya sekedar kegiatan seremoni maupun administratif.

Tetapi, tuturnya lagi, merupakan langkah strategis dari dua lembaga yakni Kementerian ESDM dan juga Badan Pusat Statistik.

Kolaborasi ini, lanjutnya, dilaksanakan untuk meneguhkan komitmen bersama, tentang pentingnya data, bagi perencana, bagi perumusan kebijakan, yang lebih akurat, dan berbasis data, membangun sistem statistik nasional, memerlukan langkah terpadu.

Baca Juga:

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perkuat Kualitas Pendataan, BPS Medan Latih Petugas Sensus Ekonomi
Pengawasan Publik Terbuka: Di Balik Izin Tambang Emas PT. AR 130 Ribu Hektare, Gugatan Ganti Rugi Lahan Parsadaan Siregar Siagian Mengemuka Di PN
Dibimbing BPS, Ratusan Mahasiswa Statistik Data Wilayah Terdampak Bencana Alam
Inflasi di Sumut Masih Tinggi, BPS Ungkap Penyebabnya
Terungkap Penyebab Lonjakan Inflasi Sumut September 2025, Pengamat Sarankan Begini!
BPS Medan Gelar Pembangunan 6 Area Zona Integritas
komentar
beritaTerbaru