Sabtu, 10 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Parah! PAD Bapenda Medan Bocor Miliaran Tiga Tahun Berturut, Anggaran Makan Minum 2025 Tembus Rp5,4 Miliar

Redaksi - Senin, 15 Desember 2025 12:01 WIB
Parah! PAD Bapenda Medan Bocor Miliaran Tiga Tahun Berturut, Anggaran Makan Minum 2025 Tembus Rp5,4 Miliar
Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, didampingi Sekretaris, T. Roby Chairi, serta Kabid Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah, Popy Maya Syafira memimpin rapat di Aula Kantor Bapenda Kota Medan, Jumat (10/10/2025)

Medan,asatupro.com-Disaat pemerintah gencar menggaungkan efisiensi anggaran, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) justru tercatat menggelontorkan dana fantastis untuk makan dan minum. Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) di laman SiRUP LKPP.go.id Tahun 2025, totalnya mencapai Rp 5,42 miliar lebih.

Belanja jumbo itu tidak hanya untuk konsumsi rapat internal, tapi juga untuk jamuan tamu hingga kegiatan lapangan. Anggaran tersebut dipecah menjadi 11 pos anggaran.

Beberapa di antaranya:

Makan minum rapat: Rp 1,225 miliar,
Konsumsi rapat di hotel dalam rangka evaluasi PBB dan BPHTB: Rp 210 juta
Makan minum Jamuan tamu: Rp 179 juta
Makan minum aktivitas lapangan: Rp 1,56 miliar.

Baca Juga:

Belanja makan-minum rapat lainnya yang tersebar di berbagai kegiatan dengan nilai total keseluruhan 11 pos anggaran mencapai Rp 5.420.615.000.

Ironisnya, besarnya alokasi untuk kebutuhan konsumsi ini muncul di tengah seruan efisiensi dan penghematan anggaran belanja rutin. Padahal, Bapenda sebagai institusi pengumpul pajak daerah diharapkan menjadi contoh dalam penggunaan uang rakyat secara hemat dan tepat sasaran.

"Belanja konsumsi semestinya proporsional dengan kebutuhan rapat dan kegiatan lapangan, bukan dijadikan ladang pemborosan," kata salah seorang pemerhati anggaran Kota Medan, Zulhamdani Napitupulu Minggu, (14/12/2025).

Baca Juga:

Ketua Umum DPP Fromper tersebut menilai anggaran sebesar itu "tidak masuk akal" jika dibandingkan dengan output kerja Bapenda yang selama tiga tahun berturut capaian target PAD Kota Medan mengalami kebocoran.

"Sebenarnya sah-sah saja kegiatan itu dilakukan, namun yang kita sayangkan jumlahnya cukup besar 5 miliar lebih sehingga ada kesan pemborosan dan tak masuk akal karena dilakukan di tengah kondisi keuangan defisit." ungkapnya.

Publik berharap agar Walikota Medan segera melakukan evaluasi dan revisi terhadap anggaran di masing masing OPD terutama di Bapenda Medan khususnya untuk belanja makan minum di tahun 2026.

"Rico Waas Walikota Medan Harus evaluasi semua pejabat Bapenda Medan. Jangan terlalu lama mereka kenyang ditengah kondisi Kebocoran pendapat." tutupnya.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026
Pernah Apresiasi Kejari Medan, Kini Bobby Soroti Oknum Jaksa, Sutrisno: Jangan Lupa Sejarah
Aksi Jilid II PW KAMMI SUMUT: Desak DPRD Buka Proses KPID, Minta RDP, dan Dorong Kejatisu Tindak Lanjuti Laporan
Uji komitmen "No Viral, No Justice", Kapolri Baru di Desak Segera Tolak Upaya Banding dan Jatuhkan PTDH Final Kepada Kompol DK
Mahasiswa Soroti Dugaan Ketidakberesan LLTT, Tirtanadi Diminta Buka Data
GEMPET-SU Tuntut Kadis SDABMBK Kota Medan Dicopot, Diduga Sebagai Aktor dari Jual-Beli Proyek Rp24 Milyar di Pemko Medan
komentar
beritaTerbaru