Kuasa Hukum Seferius Ndruru Apresiasi POLRES SIAK: Respons Cepat, Restorative Justice Jadi Jalan Penyelasaian
Kuasa Hukum Seferius Ndruru Apresiasi POLRES SIAK Respons Cepat, Restorative Justice Jadi Jalan Penyelasaian
Peristiwa
Medan,asatupro.com-Disaat pemerintah gencar menggaungkan efisiensi anggaran, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) justru tercatat menggelontorkan dana fantastis untuk makan dan minum. Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) di laman SiRUP LKPP.go.id Tahun 2025, totalnya mencapai Rp 5,42 miliar lebih.
Belanja jumbo itu tidak hanya untuk konsumsi rapat internal, tapi juga untuk jamuan tamu hingga kegiatan lapangan. Anggaran tersebut dipecah menjadi 11 pos anggaran.
Beberapa di antaranya:
Makan minum rapat: Rp 1,225 miliar,
Konsumsi rapat di hotel dalam rangka evaluasi PBB dan BPHTB: Rp 210 juta
Makan minum Jamuan tamu: Rp 179 juta
Makan minum aktivitas lapangan: Rp 1,56 miliar.
Baca Juga:
Belanja makan-minum rapat lainnya yang tersebar di berbagai kegiatan dengan nilai total keseluruhan 11 pos anggaran mencapai Rp 5.420.615.000.
Ironisnya, besarnya alokasi untuk kebutuhan konsumsi ini muncul di tengah seruan efisiensi dan penghematan anggaran belanja rutin. Padahal, Bapenda sebagai institusi pengumpul pajak daerah diharapkan menjadi contoh dalam penggunaan uang rakyat secara hemat dan tepat sasaran.
"Belanja konsumsi semestinya proporsional dengan kebutuhan rapat dan kegiatan lapangan, bukan dijadikan ladang pemborosan," kata salah seorang pemerhati anggaran Kota Medan, Zulhamdani Napitupulu Minggu, (14/12/2025).
Baca Juga:
Ketua Umum DPP Fromper tersebut menilai anggaran sebesar itu "tidak masuk akal" jika dibandingkan dengan output kerja Bapenda yang selama tiga tahun berturut capaian target PAD Kota Medan mengalami kebocoran.
"Sebenarnya sah-sah saja kegiatan itu dilakukan, namun yang kita sayangkan jumlahnya cukup besar 5 miliar lebih sehingga ada kesan pemborosan dan tak masuk akal karena dilakukan di tengah kondisi keuangan defisit." ungkapnya.
Publik berharap agar Walikota Medan segera melakukan evaluasi dan revisi terhadap anggaran di masing masing OPD terutama di Bapenda Medan khususnya untuk belanja makan minum di tahun 2026.
"Rico Waas Walikota Medan Harus evaluasi semua pejabat Bapenda Medan. Jangan terlalu lama mereka kenyang ditengah kondisi Kebocoran pendapat." tutupnya.
Kuasa Hukum Seferius Ndruru Apresiasi POLRES SIAK Respons Cepat, Restorative Justice Jadi Jalan Penyelasaian
Peristiwa
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026
Medan
Pernah Apresiasi Kejari Medan, Kini Bobby Soroti Oknum Jaksa, Sutrisno Jangan Lupa Sejarah
Peristiwa
Pastikan Setiap Rupiah Berdampak, Pemkab Dairi Matangkan APBD 2027
Daerah
Istana Tegaskan Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR
Medan
TAPANULI SELATAN, Asatupro.com Sebanyak lima kasus tindak pidana berhasil diungkap Satreskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) sepanjang
Hukrim
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan Siapa &ldquoSutradara&rdquo di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Hukrim
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNIPolri di Istana
Nasional
Aksi Jilid II PW KAMMI SUMUT Desak DPRD Buka Proses KPID, Minta RDP, dan Dorong Kejatisu Tindak Lanjuti Laporan
Peristiwa
Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan PascaPutusan MK, Singgung Risiko Ekonomi dan Stabilitas Politik
Nasional