Senin, 20 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Ada Kabar Gembira Terkait Perkembangan Pasar Modal Syariah 2025

Hendrik Hutabarat - Jumat, 27 Februari 2026 07:49 WIB
Ada Kabar Gembira Terkait Perkembangan Pasar Modal Syariah 2025
Dok. BEI
Perkembangan pasar modal syariah pada 2025 tumbuh dengan sangat menggembirakan.
Jakarta, asatupro.com - Tahun 2025 susah berlalu dua bulan, dan kini kita sudah berada pada bulan Februari 2026. Meskipun demikian, ada kabar gembira terkait perkembangan pasar modal syariah pada 2025 yang dijalankan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kabar gembira itu diungkapkan langsung oleh Irwan Abdalloh selaku Kepala Divisi (Kadiv) Pasar Modal Syariah BEI kepada para wartawan secara daring melalui aplikasi Zoom, Kamis (26/2/2026).

Kata dia, hingga Desember 2025 jumlah total investor syariah mencapai 217.157 orang, meningkat dari 169.397 investor pada 2024.

Dari jumlah tersebut, investor syariah aktif tercatat 43.135 orang per akhir 2025, naik dibandingkan 30.979 orang pada tahun sebelumnya.‎

Baca Juga:

Sepanjang 2025, transaksi investor syariah tercatat sebesar Rp 11,2 triliun, meningkat dari Rp 5,5 triliun pada 2024.

"Dari 217 ribu investor syariah itu, transaksinya sudah mencapai Rp 11,2 triliun," sebut Irwan Abdalloh.


Dari sisi volume perdagangan masih dikatakannya, investor syariah membukukan transaksi sebanyak 30,6 miliar saham dengan frekuensi mencapai 2,7 juta kali transaksi sepanjang tahun 2025.

Baca Juga:

Hingga Desember 2025, jumlah saham syariah tercatat sebanyak 672 saham dari total 956 saham yang tercatat di BEI. Kapitalisasi pasar saham syariah juga tercatat meningkat jadi Rp 8,97 triliun.

"Tahun kemarin itu ISSI mengalahkan 5 besar indeks syariah global lainnya, itu 43 persen. Tertinggi di beberapa indeks syariah global yang sering jadikan rujukan di Islamic Finance," kata dia.

Irwan menyebut capaian pasar modal syariah sepanjang 2025 sebagai rekor tertinggi atau all-time high (ATH) bagi industri keuangan syariah nasional.


"2025 ini salah satu yang kalau anak-anak investor muda sekarang bilang ATH," tegas Irwan Abdalloh.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini Sejumlah Kendala dalam Melakukan Edukasi Pasar Modal
Soal THR, Ini Saran Otoritas Bursa ke Para Pekerja
Resolusi 2026: Dompet Tebal dari Bursa Saham
Banjir Bandang di Pulau Sumatera Bikin Saham Emiten Perkebunan Terkoreksi
Jas Merah Pasar Modal: Sejarah Memberi Pelajaran Penting bagi Investor
Ratusan Gen Z Padati MAINSTORY 2025 yang Digelar PT BEI
komentar
beritaTerbaru