Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Pendidikan
Kenapa begitu? Karena inflasi di Sumut secara tahunan atau year on year (yoy) pada September 2025 malah lebih tinggi ketimbang pertumbuhan ekonomi di periode yang sama.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Asim Saputra, dalam paparannya kepada para wartawan di kantor BPS Sumut, Jalan Asrama, Medan, Rabu (1/10/2025), mengungkapkan pada September 2025, inflasi yoy Sumut sebesar 5,32 persen, dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 111,11.
"Inflasi yoy tertinggi terjadi di Kabupaten Deli Serdang sebesar 6,81 persen dengan IHK
sebesar 111,99, dan terendah terjadi di Kota Medan sebesar 4,44 persen dengan IHK sebesar 109,97," kata Asim Saputra merinci.
Baca Juga:
Di sisi lain, Asim Saputra mengatakan inflasi di Sumut yang dihitung secara bulanan atau month to month (mtm) pada September ke ke Agustus 2025 sebesar 0,65 persen, serta tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 3,60 persen.
Baca Juga:
Secara terpisah, pengamat ekonomi Gunawan Benjamin saat dihubungi Asatupro.com mengaku terkejut dengan fakta ilmiah yang dipaparkan pihak BPS Sumut.
Sebab, kata pengajar di sejumlah kampus ternama di kota Medan ini, laju pertumbuhan ekonomi Sumut di kuartal kedua sebesar 4.69 persen secara tahunan (yoy).
Baginya, inflasi yang lebih tinggi ketimbang pertumbuhan ekonomi menunjukan kalau pengeluaran masyarakat Sumut lebih tinggi ketimbang pendapatan selama setahun terakhir
"Saya menafsirkannya begini, satu tahun terakhir pengeluaran masyarakat di Sumut bertambah sebanyak 5.32 persen, tetapi kenaikan pendapatan masyarakatnya hanya sebesar 4.69 persen," ucap Gunawan Benjamin.
"Sudah pasti masyarakat rugi karena kenaikan pendapatan tidak serta merta mampu menutupi pengeluaran," tutur Gunawan Benjamin lebih lanjut.
Dan dari dua indikator yakni pertumbuhan ekonomi dan inflasi, dia bilang inflasi sebenarnya yang relatif lebih bisa dikendalikan, tentunya dengan effort atau upaya yang lebih di saat sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat naik belakangan ini.
"Sementara itu pertumbuhan ekonomi masih harus berhadapan dengan sejumlah tantangan efisiensi anggaran, ketidakpastian ekonomi global, daya beli yang melemah, tingginya undisbursed loan hingga harga komoditas yang melandai," beber Gunawan Benjamin.
Dia melihat tumpuan pertumbuhan ekonomi masih mengandalkan aliran dana pemerintah yang mengandalkan dorongan belanja rutin seperti belanja pegawai dan pembangunan, belanja koperasi desa (Kopdes) Merah Putih dan MBG (makan bergizi gratis) hingga alokasi belanja untuk bantuan sosial.
Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Pendidikan
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Pemcam Berampu dan Warga Kerja Bakti Bersih Desa Jelang HUT RI ke81
Daerah
Ketua DPRD Wong Chun Sen Mendorong Polrestabes Medan Terapkan RJ dalam Kasus AT, Legislatif Nilai Syarat Perdamaian Telah Terpenuhi
Medan
Menyambut Dirgahayu RI ke81, Koordinator GPPMI DKI Jakarta Anggiat Andreas Purwanto Serukan Pesan Kedamaian dan Tangkal Hoaks Pemecah Belah
Nasional
Padangsidimpuan, Asatupro.com Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Sibolga menyatakan penanganan pe
Hukrim
Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Pertanyakan Kesimpulan Bunuh Diri "Ada Indikasi Tindak Pidana"
Peristiwa
Padangsidimpuan, Asatupro.com Sebanyak 75 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) resmi dilepas untuk
Daerah
Medan, asatupro.com Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mengamankan pasok
Ekonomi
Skandal 6,8 Kg Ganja di Lapas Padangsidimpuan GMPETSU Desak Pencopotan Kalapas dan Usut Tuntas Pembiaran!
Peristiwa
CarutMarut PKH Medan Makmur, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen Pertanyakan Keseriusan Pemko Salurkan Bansos
Medan