Sektor properti dan real estate, ujar Pintor Nasution, berada di urutan ketiga dengan total dana dihimpun sebesar Rp 2,45 triliun.
Kontribusi terbesar berasal dari PT Bangun Kosambi Sukses Tbk yang menghimpun Rp 2,30 triliun melalui IPO pada 13 Januari 2025 dan ditambah Rp 145 miliar dari PT Kentanix Supra International Tbk.
Dengan demikian, dari tiga sektor tersebut, yaitu infrastruktur, consumer non-cyclicals, dan properties dan real estate secara kolektif telah menyumbang lebih dari Rp 7,5 triliun atau sekitar 72,5 persen dari total dana IPO yang terkumpul sepanjang tahun 2025.
Baca Juga:
Melihat dari sisi jumlah perusahaan tercatat, sektor healthcare mendominasi jumlah pencatatan terbanyak dengan total pencatatan empat perusahaan baru di BEI sepanjang tahun ini.
Sektor healthcare tersebut terdiri dari PT Medela Potentia Tbk (MDLA), PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK), PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH), dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT).
Total dana yang berhasil dikumpulkan dari keempat perusahaan tercatat ini mencapai sekitar Rp 900 miliar.
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar