Alarm Revolusi : Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Saatnya Kita Semua Mengambil Sikap Tegas
Alarm Revolusi Indonesia Sedang Tidak BaikBaik Saja, Saatnya Kita Semua Mengambil Sikap Tegas
Nasional
Ketua Forum Masyarakat Peduli Nelayan (FMPN) Sungailiat, Suhendra alias Abun mengatakan maksud kedatangan mereka menemui Ketua DPRD dan anggota DPRD Babel untuk menyampaikan aspirasi secara lisan dan tertulis penolakan warga terhadap rencana penambangan pasir kuarsa oleh PT Berkah Bermuda Energi (BBE) di perairan laut setempat.
"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Ketua DPRD Babel, Bapak Didit Srigusjaya dan anggota DPRD Babel, Himmah Olvia alias Ahim sudah bersedia menerima kehadiran kami di ruang kerjanya," kata Abun.
Diungkapkannya, rencana masuknya penambangan pasir kuarsa ini dimulai bulan Februari 2024 lalu dengan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Baca Juga:
"Namun saat sosialisasi itu sebagian masyarakat Lingkungan Teluk Uber Sungailiat menolak, karena khawatir dampak lingkungan yang akan ditimbulkan terhadap perairan laut yang menjadi tempat nelayan mencari ikan, udang, kepiting untuk menafkahi keluarganya," ujar Abun.
Dilanjutkannya, meskipun demikian pihak perusahaan terus melanjutkan rencananya hingga saat ini dalam rangka menyusun dokumen AMDAL nya.
"Terakhir pada hari Rabu (30/10/2024) warga yang kontra penambangan pasir kuarsa ini diajak survei bersama dalam menentukan titik koordinat zona penambangan, namun tidak ada warga yang ikut karena memang sejak awal tidak setuju dan tidak mau menandatangani berita acara survei," ungkap Abun.
Baca Juga:
Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan akan menindaklanjuti dengan mengadakan pertemuan lanjutan oleh Komisi III dengan mengundang pihak masyarakat, perusahaan, Dinas Lingkungan Hidup bagian AMDAL dan pihak terkait lainnya.
"Pihak perusahaan belum boleh melakukan kegiatan penambangan apabila belum memiliki izin AMDAL dan saat ini lagi proses penyusunan dokumen AMDAL," kata Didit.
Diungkapkannya, DPRD Babel melalui Komisi III akan melakukan rapat bersama pihak terkait membahas masalah ini, silahkan nanti masyarakat yang kontra untuk menyampaikan aspirasinya yang lebih lengkap dan tanyakan ke pihak-pihak terkait.
"Saya akan minta pak Sekwan untuk menyiapkan surat pertemuannya, silahkan ditunggu kapan pertemuan selanjutnya bersama Komisi III DPRD Babel dan pihak terkait lainnya," ujar Didit. (Edw)
Alarm Revolusi Indonesia Sedang Tidak BaikBaik Saja, Saatnya Kita Semua Mengambil Sikap Tegas
Nasional
Dari Harapan Jadi Kekecewaan 5 Tahun Tanpa Tersangka, Syamsul Erikson Siahaan Tantang Integritas Polda Sumut
Hukrim
DPP FROMPER Minta Wali Kota Medan Rico Waas! Tindak Tegas RSIA Rosiva Murni Teguh Jika Terbukti Tidak Memiliki Izin PBG Sky CrossYang Dibang
Medan
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Jakarta, asatupro.com Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, sekaligus pe
Perkebunan
Polres Dairi Berhasil mengungkap Drama Begal Rp 297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
Daerah
Lapor Pak Wali Kota Rico Waas! Dugaan Kuat Sky Cross RSIA Rosiva Murni Teguh Langgar Perda, PBG Dipertanyakan
Peristiwa
Penandatanganan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Dairi
Daerah
Sat Narkoba Polres Simalungun Terima Piagam Penghargaan dari Pemkab atas Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026
Daerah
Ekspansi Togel di Deli Serdang Jaringan Situmorang Rambah Kawasan Padat Penduduk Perumnas dan Bangun Sari
Hukrim