Hardiknas 2026, Bupati Dairi Tegaskan Pendidikan adalah Tanggung Jawab Bersama
Hardiknas 2026, Bupati Dairi Tegaskan Pendidikan adalah Tanggung Jawab Bersama
Nasional
Medan,asatupro.com-Pertemuan antara Prananda Paloh dengan Bobby Nasution makin ramai dibahas publik. Muncul penilaian bahwa pertemuan itu sinyal bahwa Partai NasDem sedang 'Menggoda' Bobby untuk berani tampil di arsitektur perpolitikan nasional.
Penilaian itu diutarakan Pengamat Politik Universitas Dharmawangsa, Dr Rahman Tahir M.IP, Jumat (1/5/2026) sore di Medan. Dia menggambarkan pertemuan tersebut sebagai definisi ulang 'Politik Anak Muda".
Selama ini, kata Tahir, arasi politik anak muda dikerdilkan menjadi sekadar gaya berpakaian santai atau konten media sosial dalam mengelola opini. Bobby dan Prananda mengembalikan marwah politik muda ke khitahnya, penguasaan instrumen kekuasaan, dan konsolidasi kekuatan politik lebih diplomatis dan otonom.
Dia berujar, Bobby Nasution menantu Presiden ke-7 Joko Widodo mempunyai kekuatan populisme eksekutif sedangkan Prananda merupakan pangeran mesin politik NasDem yang sudah teruji secara nasional.
Baca Juga:
Pertemuan ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki otonomi politik melampaui sekat-sekat partai. Ini adalah antitesis dari gaya penggambaran politik saat ini cenderung kurang memiliki kedalaman filosofis.
Tahir menilai kolaborasi ini merupakan langkah awal untuk membentuk faksi politik anak muda lintas partai yang ke depannya akan mendominasi arsitektur politik nasional.
"Tentu ada terselip pembahasan agenda politik ke depan. Meski itu hanya diketahui oleh dua tokoh tersebut," kata Dosen FISIP Dharmawangsa itu.
Baca Juga:
Tapi, sambungnya, Tahir meyakini ada pesan yang dibawa Prananda Paloh kepada Bobby Nasution.
"Pesan itu bisa saja membahas soal perpolitikan nasional. Dan saya pikir salah satu pesannya bahwa NasDem ingin mengajak Bobby bermain di politik nasional sembari menjaga jangkar representasi politik pak Jokowi," ujar Tahir.
Penilaian itu bukan tanpa sebab. Karena menurut Tahir, Partai NasDem punya catatan sejarah mengorbitkan seseorang 'manggung' di perpolitikan nasional. Di antaranya Joko Widodo dan Ridwan Kamil.
"Dan memang kan NasDem punya sejarah harmonis dengan keluarga Pak Jokowi. Besar kemungkinan ajakan NasDem ke Bobby Nasution untuk manggung di politik nasional hal yang mungkin terjadi," tukas Tahir.
Prananda Paloh dan Bobby Nasution bertemu Senin (27/4/2026) malam di rumah dinas Gubsu. Keduanya tampak menyantap makan malam berdua.(*)
Hardiknas 2026, Bupati Dairi Tegaskan Pendidikan adalah Tanggung Jawab Bersama
Nasional
Tapanuli Selatan, Asatupro.com Di tengah peringatan Hari Buruh Internasional, potret buruh pers kembali menjadi sorotan. Jurnalis, yang
Daerah
Medan,asatupro.comSelama dua hari sejak , Selasa hingga Rabu (2829 April 2026) Kehadiran cepat Patroli Blue Light Satuan Brimob Polda
Hukrim
Medan,asatupro.comDalam rangka menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menggelar Apel Sore Ke
Hukrim
Tebing Tinggi,asatupro.comAksi pencurian sepeda motor yang terjadi di Kota Tebing Tinggi akhirnya berhasil diungkap tim gabungan Subdit III
Hukrim
Medan,asatupro.comKepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar ibadah kebaktian dan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Bur
Hukrim
Langkat,asatupro.comKomitmen Polres Langkat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif kembali dibuktikan melalui keberhasilan
Hukrim
Pengamat NasDem Lirik Bobby Nst Berkancah di Politik Nasional
Politik
Polres Simalungun Tidak Diam, Narkoba Terus Dibabat Habis! KwartalI 2026 Torehkan 74 Kasus dan 91 Tersangka
Hukrim
Melalui TMMD, Akses Konektivitas Petani Desa Pasar Rawa Lancar
Daerah