Sabtu, 25 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Capai Angka Tertinggi, Stok Beras Bulog Sumut Melimpah

Hendrik Hutabarat - Sabtu, 25 April 2026 12:12 WIB
Capai Angka Tertinggi, Stok Beras Bulog Sumut Melimpah
Dok. BULOG Sumut
Pimwil Perum BULOG Sumut Budi Cahyanto menyebut stok atau cadang beras pemerintah (CBP), termasuk di Sumut, saat ini mencapai jumlah atau stok yang tinggi.

Medan, asatupro.com - Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) Sumatera Utara (Sumut), Budi Cahyanto, menyampaikan stok cadangan beras pemerintah (CBP) saat ini mencapai 5 juta ton secara nasional.

Menurut Budi Cahyanto kepada para wartawan di Medan, kemarin, hal ini menjadi bukti keberhasilan swasembada pangan di Indonesia.

"Stok beras di gudang BULOG di seluruh wilayah Indonesia saat ini memang betul mencapai 5 juta ton, dan untuk wilayah Sumatera Utara sebesar 63.000 ton. Dan ini juga merupakan stok beras tertinggi sepanjang sejarah sejak Indonesia merdeka" tegas Budi.

Stok beras yang sedemikian tinggi merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang mendukung tercapainya swasembada pangan. Hal ini juga merupakan pencapaian lanjutan dari periode tahun lalu.

Baca Juga:

Dengan cadangan yang kuat, BULOG tidak hanya berperan sebagai stabilisator, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam ekosistem pangan nasional.

Stok ini menjadi instrumen strategis dalam meredam gejolak harga, mengantisipasi kondisi darurat, serta mendukung program-program pemerintah terkait bantuan pangan.


Baca Juga:

"Beras-beras tersebut saat ini telah menjadi stok yang merata di wilayah Sumatera Utara" tambah Budi.


BULOG sebagai operator pemerintah untuk mengelola pangan pokok beras memiliki tugas untuk menyerap gabah langsung dari petani dengan harga Rp 6.500 per kilogram (Kg).

Gabah hasil serapan ini kemudian di olah menjadi beras untuk dipergunakan sepenuhnya sesuai penugasan dari pemerintah dalam program SPHP atau stabilisasi pasokan dan harga pangan, program bantuan pangan (Banpang) dan juga untuk bantuan bencana alam.

"Kami juga terus optimis pencapaian serapan di Sumut akan meningkat dibanding tahun lalu Gudang Bulog juga saat ini telah penuh, bahkan di Medan, Pematang Siantar, Asahan dan Kabupaten lainnya saat ini kami menyewa gudang" ujar Budi.

Sampai dengan saat ini, pihaknya telah menyerap 20.820 ton gabah dari petani, atau meningkat 15 persen dari pencapain tahun lalu dalam periode yang sama sebanyak 18.120 ton gabah dari petani.

Lebih dari itu, capaian ini menjadi energi baru bagi seluruh insan Bulog untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat peran strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Semangat kolaborasi dengan petani, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan akan terus dijaga dan ditingkatkan.


Pihaknya yakin kalau semua pihak paham bahwa hari ini kondisi global sedang tidak baik yang berpotensi memicu kenaikan harga pangan.

Namun di Indonesia dan khususnya di Sumut, dia bilang, pangan pokok beras dalam kondisi melimpah. Untuk itu dirinya menghimbau masyarakat tidak perlu khawatir,

"Beras Bulog siap untuk dipergunakan sepenuhnya sesuai ketentuan Pemerintah dalam program SPHP dan Bantuan Pangan" pungkas Budi Cahyanto selaku Pimwil Perum BULOG Sumut.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sosialisasikan Aquaculture, Regal Springs Indonesia dan Faperta USU Kolaborasi Lakukan Ini
On The Spot di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatera Utara Banyaknya Keluhan Masyarakat
Kunjungi BULOG Sumut, Pelajar SMP di Medan Pelajari Soal Ketahanan Pengan
MR KAHMI Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan Laksanakan Seminar Nasional dan Halal Bihalal
TMMD 128 Kodim 0203/Langkat Akan Rehab 5 RTLH, 5 Sumur Bor Air Bersih, dan Program Unggulan Kasad
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Amankan Terduga Pelaku KDRT
komentar
beritaTerbaru