BULOG sebagai operator pemerintah untuk mengelola pangan pokok beras memiliki tugas untuk menyerap gabah langsung dari petani dengan harga Rp 6.500 per kilogram (Kg).
Gabah hasil serapan ini kemudian di olah menjadi beras untuk dipergunakan sepenuhnya sesuai penugasan dari pemerintah dalam program SPHP atau stabilisasi pasokan dan harga pangan, program bantuan pangan (Banpang) dan juga untuk bantuan bencana alam.
"Kami juga terus optimis pencapaian serapan di Sumut akan meningkat dibanding tahun lalu Gudang Bulog juga saat ini telah penuh, bahkan di Medan, Pematang Siantar, Asahan dan Kabupaten lainnya saat ini kami menyewa gudang" ujar Budi.
Sampai dengan saat ini, pihaknya telah menyerap 20.820 ton gabah dari petani, atau meningkat 15 persen dari pencapain tahun lalu dalam periode yang sama sebanyak 18.120 ton gabah dari petani.
Baca Juga:
Lebih dari itu, capaian ini menjadi energi baru bagi seluruh insan Bulog untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat peran strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Semangat kolaborasi dengan petani, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan akan terus dijaga dan ditingkatkan.
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar