Senin, 24 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Didukung BPDP dan Ditjenbun, PT CWE Tingkatkan SDM Petani Sawit Pasangkayu

Hendrik Hutabarat - Selasa, 30 Juni 2026 15:11 WIB
Didukung BPDP dan Ditjenbun, PT CWE Tingkatkan SDM Petani Sawit Pasangkayu
Dok. PT CWE
Sebanyak 127 petani sawit dari Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, mengikuti pelatihan peningkatan SDM yang digelar oleh PT CWE dan didukung penuh oleh BPDP dan Ditjenbun, kemarin.

"Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit," ujarnya lagi.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan yang diikuti oleh 127 peserta ini membahas dua topik utama, yaitu teknis budidaya kelapa sawit serta panen dan pascapanen Kelapa Sawit.

Kata dia, kedua materi itu dinilai sangat penting untuk meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola perkebunan mulai dari proses budidaya hingga penanganan hasil panen secara optimal.

Sementara itu, Mula Putera bilang, peningkatan kompetensi SDM merupakan salah satu strategi utama pemerintah dalam mendorong produktivitas perkebunan kelapa sawit nasional.

Baca Juga:

Menurutnya, dari total 127 peserta yang mengikuti pelatihan, sebanyak 59 peserta mengikuti Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit, sedangkan 68 peserta mengikuti Pelatihan Teknis Panen dan Pascapanen Kelapa Sawit.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pekebun dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan perkebunan.

"Indonesia masih menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia. Namun demikian, produktivitas perkebunan rakyat masih berada pada kisaran 3,3 ton per hektare per tahun," ucap Mila Putra.

Baca Juga:

"Sementara potensinya dapat mencapai 5 hingga 6 ton per hektare per tahun. Salah satu faktor yang perlu terus diperkuat adalah kualitas sumber daya manusia," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai tantangan seperti pemeliharaan tanaman yang belum optimal, pengendalian organisme pengganggu tanaman, keterbatasan permodalan.


Hingga, kata dia lagi, pengelolaan rantai pasok perlu dijawab melalui peningkatan kapasitas SDM, baik melalui pengembangan hard skill maupun soft skill yang berkelanjutan.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Disaksikan Menko Perekonomian, ITSI Medan dan BPDP Tandatangani Kuota Beasiswa Sawit
Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Seru, Ratusan Petani Sawit Musi Rawas Praktek Langsung di Kebun
Mahasiswa CWE Peraih Beasiswa Sawit BPDP Jalani Magang mySAP365 AIX 2026
Kabar Baik Bagi Pelaku Sawit, Kini Ada Prototipe Teknologi Helm Pintar Berbasis IoT Karya Mahasiswa ITSI Medan
komentar
beritaTerbaru