Disaksikan Menko Perekonomian, ITSI Medan dan BPDP Tandatangani Kuota Beasiswa Sawit
Jakarta, asatupro.com Disaksikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITS
Perkebunan
Binjai,asatupro.com-Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang rute Medan–Binjai dan Medan–Lubuk Pakam resmi diperkenalkan kepada masyarakat. Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., menyambut positif pengoperasian moda transportasi publik tersebut sebagai langkah memperkuat konektivitas dan integrasi transportasi di kawasan metropolitan Mebidang.
Peresmian BRT Mebidang berlangsung di Terminal Tipe B Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (19/8/2026). Amir Hamzah hadir bersama Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. K. Gusuartini Br. Surbakti, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Binjai dan pemangku kepentingan terkait.
Peresmian dilakukan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebagai tahap awal pengoperasian sistem transportasi umum yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa pengembangan BRT Mebidang tidak hanya berorientasi pada penyediaan armada, tetapi juga membangun sistem transportasi yang terintegrasi dan mudah digunakan masyarakat.
Baca Juga:
Salah satu sistem yang tengah dipersiapkan adalah integrasi pembayaran. Dengan sistem tersebut, penumpang diharapkan cukup membayar satu kali meskipun harus berganti bus atau berpindah koridor dalam satu perjalanan.
"Kita ingin masyarakat yang bepergian ke Binjai, Deli Serdang, maupun wilayah lainnya cukup melakukan satu kali pembayaran. Jadi, ketika harus berpindah bus karena perbedaan koridor, masyarakat tidak perlu melakukan pembayaran kembali," ujar Bobby.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan sistem pembayaran terintegrasi tersebut mulai diterapkan pada 2027.
Baca Juga:
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Yudha P. Setiawan, mengatakan jumlah armada BRT Mebidang akan ditambah secara bertahap. Hingga 8 Desember 2026, ditargetkan tersedia 30 bus listrik untuk melayani masyarakat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 bus akan beroperasi di Koridor 1 rute Teladan–Terminal Lubuk Pakam. Sebanyak 14 bus disiapkan untuk Koridor 2 rute Simpang Barat–Binjai, sedangkan tiga bus lainnya menjadi armada cadangan.
Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan layanan BRT Mebidang secara gratis. Setelah memasuki tahap operasional penuh, tarif ditetapkan sebesar Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 bagi penumpang kategori khusus, termasuk pelajar, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.
Pengoperasian BRT Mebidang diharapkan menjadi alternatif transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan ramah lingkungan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
Bagi Pemerintah Kota Binjai, kehadiran BRT Mebidang menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem transportasi publik yang semakin terhubung dan terintegrasi antardaerah.
Jakarta, asatupro.com Disaksikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITS
Perkebunan
Medan,asatupro.comDewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online (DPW IMO) Indonesia Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pasukan Pengiba
Medan
HM Nezar Djoeli Minta KPK Kedepankan Fakta Hukum, Hindari Opini yang Berpotensi Membunuh Karakter Menhut Raja Juli Antoni
Nasional
Perang Melawan Narkoba! Polresta Deli Serdang Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu
Hukrim
Pindah ke Pemprov Sumut, Ketua HARI Sumut Dukung Benny Sinomba Siregar
Medan
Dukung Pertanian Organik, Universitas Udayana Dampingi Petani Subak Timbul Produksi Pupuk Mandiri
Pendidikan
Universitas Udayana Perkuat Pembelajaran Pupuk Organik Cair di P4S Kadek Organic Farm
Pendidikan
Izin Mati Sejak 2021! Putra Daerah "Si Matek Kuta" Soroti Tambang Dolomit di Tanah Pinem Masih Beroperasi Bebas
Peristiwa
BRT Mebidang Resmi Beroperasi, Wali Kota Binjai Dorong Transportasi Publik Terintegrasi
Medan
Dandim 0208/Asahan Dukung Penuh Pembinaan Generasi Muda di Turnamen Sepak Bola U15 Piala Bupati Asahan
Olahraga