Diduga Gudang "Siong" Andre Sinaga Kebal Hukum!, Limbah Solar Cemari Parit Warga & Isu "Setoran" ke APH Mencuat
Diduga Gudang "Siong" Andre Sinaga Kebal Hukum!, Limbah Solar Cemari Parit Warga & Isu "Setoran" ke APH Mencuat
Hukrim
"Bersama BPDP, petani sawit di seluruh Indonesia harus punya kemampuan dan sejahtera dari sisi ekonomi," kata Helmi Muhansyah selaku Kepala Divisi (Kadiv) Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi (UKMK) Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan.
Hal itu diungkapkan Helmi Muhansyah di hadapan ratusan petani sawit swadaya dan plasma se-Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Rantauprapat Convention Center, Kamis (9/4/2026) sore.
Saat itu Helmi Muhansyah ada di Rantauprapat untuk menghadiri acara "Praktik Pengolahan Daun Sawit Menjadi Pakan Ternak untuk Mendukung Program SISKA dan Praktik Pembuatan Biochar dan Tankos Skala UMKM dalam Mendukung Ketahanan Pengan"
Baca Juga:
Kegiatan itu diadakan oleh BPDP bekerjasama dengan DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Pola Inti Rakyat (Aspek-PIR) Indonesia, dan dihadiri oleh utusan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pengan Sumut dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Labuhanbatu.

Baca Juga:
Hadir dalam acara itu Syarifuddin Sirait selaku Sekretaris Umum (Sekum) DPP Aspek-PIR Indonesia, Budi Cibro selaku Ketua DPD II Aspek-PIRLabuhanbatu, para pengurus DPD I Aspek-PIR Sumut, serta para petani sawit dari berbagai koperasi unit desa (KUD) di Labuhanbatu.
"Para petani sawit kami persilahkan memanfaatkan dana itu sesuai aturan yang baik, seperti untuk beasiswa, riset, biodiesel, pelatihan petani, dan lainnya," ujar Helmi Muhansyah.
Dirinya lalu mengutip ucapan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan kondisi geopolitik global terkini, yakni perang Amerika Serikat (AS) dan Isreal versus Iran, membuat semua negara harus punya ketahanan pangan dan energi.
"Nah, RI punya sawit, dan salah satunya dibuat menjadi biodiesel. Pada Juli 2026 akan masuk B-50. RI sebenarnya bisa ke B-100," sambung Helmi Muhansyah lagi.
Karena itu, ujarnya, untuk menunjang semua itu, produktivitas sawit harus banyak dan tinggi, termasuk di tingkat petani.

"Tapi saat ini hal itu justru belum sanggup dipenuhi RI. Kalau untuk B-50, RI masih bisalah dipenuhi stok sawit yang ada saat ini, tapi ke depannya harus dikembangkan," dia mengingatkan.
"Kami di Divisi UKMK ingin petani sawit kaya bersama BPDP. Hal ini sudah kami buktikan dengan pelaku UMKM batik sawit yang omsetnya dari awalnya ratusan juga kini miliaran rupiah dari batik malam," ucapnya.
"BPDP juga punya ruang perkebunan di Kementerian UMKM yang dipenuhi display-dispaly. Kami juga setiap bulan ikut beragam pameran untuk menunjang UKMK berbasis sawit," tegas Helmi Muhansyah.
Diduga Gudang "Siong" Andre Sinaga Kebal Hukum!, Limbah Solar Cemari Parit Warga & Isu "Setoran" ke APH Mencuat
Hukrim
DPP HARI Soroti Keracunan Massal Siswa di Sidoarjo, Desak Kepala BGN Benahi Standar Higienitas Dapur SPPG
Nasional
Medan,asatupro.comKandidat Ketua Umum MD KAHMI Medan, Ansor Harahap mengatakan dirinya siap merawat nilainilai rumah besar KAHMI jika terp
Medan
Bobby Sihite Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Amanah Baru AKBP Marganda Aritonang dan AKBP Sah Udur Sitinjak
Daerah
Diduga Pukul 10 Murid karena PR, Guru SD Negeri di Medan Mengundurkan Diri
Peristiwa
Medanasatupro.comKetua Umum HMI Komisariat FIB USU periode 20052006 Ansor Harahap, S.Sos menyatakan diri siap memimpin MD KAHMI Medan per
Medan
Aduan Asap Cerobong PT LSP, Anggota DPRD Siak Jondris Pakpahan Turun Langsung ke Lapangan
Daerah
Penanganan Bencana, Ombudsman RIKolaborasi dan Pengawasan Menjadi Kunci
Nasional
Wakil Bupati Dairi Evaluasi Ketat Dapur SPPG, Pastikan MBG Layak dan Aman untuk Siswa
Daerah
Pemkab Dairi Gelar Apel Kendaraan Dinas, Teguran Disiapkan untuk Aset yang Menunggak Pajak
Daerah