Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar ke-V di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar keV di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Nasional
"Bersama BPDP, petani sawit di seluruh Indonesia harus punya kemampuan dan sejahtera dari sisi ekonomi," kata Helmi Muhansyah selaku Kepala Divisi (Kadiv) Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi (UKMK) Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan.
Hal itu diungkapkan Helmi Muhansyah di hadapan ratusan petani sawit swadaya dan plasma se-Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Rantauprapat Convention Center, Kamis (9/4/2026) sore.
Saat itu Helmi Muhansyah ada di Rantauprapat untuk menghadiri acara "Praktik Pengolahan Daun Sawit Menjadi Pakan Ternak untuk Mendukung Program SISKA dan Praktik Pembuatan Biochar dan Tankos Skala UMKM dalam Mendukung Ketahanan Pengan"
Baca Juga:
Kegiatan itu diadakan oleh BPDP bekerjasama dengan DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Pola Inti Rakyat (Aspek-PIR) Indonesia, dan dihadiri oleh utusan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pengan Sumut dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Labuhanbatu.

Baca Juga:
Hadir dalam acara itu Syarifuddin Sirait selaku Sekretaris Umum (Sekum) DPP Aspek-PIR Indonesia, Budi Cibro selaku Ketua DPD II Aspek-PIRLabuhanbatu, para pengurus DPD I Aspek-PIR Sumut, serta para petani sawit dari berbagai koperasi unit desa (KUD) di Labuhanbatu.
"Para petani sawit kami persilahkan memanfaatkan dana itu sesuai aturan yang baik, seperti untuk beasiswa, riset, biodiesel, pelatihan petani, dan lainnya," ujar Helmi Muhansyah.
Dirinya lalu mengutip ucapan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan kondisi geopolitik global terkini, yakni perang Amerika Serikat (AS) dan Isreal versus Iran, membuat semua negara harus punya ketahanan pangan dan energi.
"Nah, RI punya sawit, dan salah satunya dibuat menjadi biodiesel. Pada Juli 2026 akan masuk B-50. RI sebenarnya bisa ke B-100," sambung Helmi Muhansyah lagi.
Karena itu, ujarnya, untuk menunjang semua itu, produktivitas sawit harus banyak dan tinggi, termasuk di tingkat petani.

"Tapi saat ini hal itu justru belum sanggup dipenuhi RI. Kalau untuk B-50, RI masih bisalah dipenuhi stok sawit yang ada saat ini, tapi ke depannya harus dikembangkan," dia mengingatkan.
"Kami di Divisi UKMK ingin petani sawit kaya bersama BPDP. Hal ini sudah kami buktikan dengan pelaku UMKM batik sawit yang omsetnya dari awalnya ratusan juga kini miliaran rupiah dari batik malam," ucapnya.
"BPDP juga punya ruang perkebunan di Kementerian UMKM yang dipenuhi display-dispaly. Kami juga setiap bulan ikut beragam pameran untuk menunjang UKMK berbasis sawit," tegas Helmi Muhansyah.
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar keV di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Nasional
Viral Dituduh Simpanan Eks Jampidsus Febrie, Advokat Yuenchi Arwindi Sumpah Sekaligus Ancam Lapor
Nasional
Kuasa Hukum Antonius Devolis Tumanggor Tegaskan Hormati Proses Hukum, Ajak Publik Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Peristiwa
Tragedi di Jalur MedanBerastagi, Truk Fuso Diduga Rem Blong Libas 8 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 8 LukaLuka
Hukrim
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengunjungi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh di Lamteumen.B.Aceh.
Daerah
AMT Beberkan Dugaan Permainan Distribusi BBM di Sumut, Pasokan Disebut Dibatasi hingga Masyarakat &039Dipaksa&039 Beralih ke Pertamax
Peristiwa
Puluhan &039BH&039 Berkibar di Depan Polrestabes Medan, Massa Desak Komitmen Kapolrestabes Medan JCS &039Besok Akan Datang Telanjang Jika Janji Tak
Hukrim
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah.
Daerah
Bupati Serahkan SK Plt Kadis P3AP2KB Kepada dr. Erna Marpaung, Berharap seluruh program prioritas berjalan secara optimal
Daerah
Kades Pangguruan Akui Kembalikan Rp50 Juta Dana Ketahanan Pangan, Penggunaan Anggaran Jadi Sorotan
Daerah