Jumat, 24 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

BMKG Ungkap Tuntas Penyebab Bencana Hidrometeorologi pada Akhir November 2025 Lalu

Hendrik Hutabarat - Selasa, 10 Februari 2026 15:04 WIB
BMKG Ungkap Tuntas Penyebab Bencana Hidrometeorologi pada Akhir November 2025 Lalu
Hendrik
BMKG mengungkapkan secara tuntas penyebab bencana hidrometeorologi yang terdiri di tiga provinsi di Pulau Sumatera pada akhir November 2025 yang lalu.
Medan, asatupro.com - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan secara tuntas penyebab bencana alam hidrometeorologi atau banjir bandang yang menimpa tiga provinsi di bagian utara pulau Sumatera, yaitu Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat (Sumbar), pada akhir November 2025 yang lalu

"Perubahan iklim menjadi pemicu meningkatnya frekuensi bencana alam dalam beberapa tahun terkahir," kata Dr. Ardhasena Sopaheluwakan selaku Deputi Bidang Klimatologi BMKG di Ruang IMT-GT Gedung Rektorat Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (10/2/2026).

Dia mengatakan hal tersebut saat membuka diskusi ilmiah bertema "Dialektika Sawit Indonesia: Perubahan Iklim Global sebagai Pemicu Bencana di Sumatera".

Selain Ardhasena Sopaheluwakan, diskusi ilmiah itu menghadirkan tiga pembicara yaitu dua guru besar dari Fakultas Pertanian (Gaperta) USU, yakni Prof Dr Abdul Rauf dan Prof Dr Diana Chalil.

Baca Juga:

Ikut hadir sebagai peserta dalam diskusi tersebut antara lain perwakilan pemerintah, petani sawit, dan perwakilan asosiasi industri sawit.

Antara lain Ketua Umum Rumah Sawit Indonesia (RSI) Kacuk Sumarto, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut, Timbas Prasad Ginting, dan mantan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sumut, Irvan Mutyara

Kata Ardhasena Sopaheluwakan, termasuk di dalamnya adalah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada penghujung November 2025 di Pulau Sumatera.

Baca Juga:
Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Tahun Baru Imlek 2577, Musim Mas Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Masyarakat Prasejahtera
Ekonomi Sumbagut Pascabencana Bisa Dipulihkan Sawit dengan Syarat Khusus
Perkebunan Kelapa Sawit Dituding Sumber Bencana, Begini Kata Wakil Rektor USU
Tembus Jalur Laut, Anggota DPRA Fraksi Gerindra Edy Asaruddin Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Aceh
Peduli Bencana Sumatera, GAPKI Diapresiasi Menteri Pertanian
Banjir Bandang di Pulau Sumatera Bikin Saham Emiten Perkebunan Terkoreksi
komentar
beritaTerbaru