Wujud Kepedulian Sosial, Golkar Sumut Bagikan 2.500 Paket Sembako dan Gelar Donor Darah
Wujud Kepedulian Sosial, Golkar Sumut Bagikan 2.500 Paket Sembako dan Gelar Donor Darah
Politik
Deli Serdang,asatupro.com-Bukannya tiarap setelah mendapat sorotan tajam publik, sindikat perjudian Toto Gelap (Togel) yang dikendalikan oleh Jackson Situmorang alias Rudi Morang justru semakin beringas melebarkan sayapnya. Seolah menginjak-injak marwah penegakan hukum di Kabupaten Deli Serdang, gurita bisnis haram jaringan AK ini kembali mencaplok wilayah baru di Kecamatan Tanjung Morawa tanpa ada hambatan berarti dari aparat kepolisian setempat.
Sikap diam dan "alergi wartawan" yang ditunjukkan oleh pucuk pimpinan Polresta Deli Serdang dan Polsek Tanjung Morawa tampaknya dimanfaatkan betul oleh sindikat ini untuk melancarkan ekspansi massifnya. Publik kini disuguhkan tontonan ironis: hukum yang seakan lumpuh di hadapan para bandar judi.
Dua Titik Baru Terbongkar: Jurtul 'Yudi' dan 'Manis' Beroperasi Bebas
Hasil investigasi lanjutan tim redaksi di lapangan kembali membongkar fakta baru yang kian memprihatinkan. Jaringan Jackson Situmorang kini secara terang-terangan membuka lapak rekapitulasi nomor judi di dua lokasi strategis yang padat penduduk.
Baca Juga:
Penambahan dua titik baru ini melengkapi daftar panjang lapak togel Jackson Situmorang yang sebelumnya telah eksis, seperti di Warkop Angga (Jln. Karya Darma), Desa Naga Timbul yang dikendalikan mantan Kades 'Yungli', hingga Gang Cempokak Desa Naga Rejo oleh Jurtul 'Enjong'.
Polisi Terus Bungkam: Slogan Presisi Dipertanyakan
Menjamurnya titik-titik baru judi togel ini menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Deli Serdang. Sangat tidak masuk akal jika aktivitas ilegal yang beroperasi secara vulgar dan rapi ini tidak terendus oleh radar intelijen dan Satreskrim Polresta Deli Serdang maupun Polsek Tanjung Morawa.
Baca Juga:
Hingga berita lanjutan ini diturunkan, jajaran petinggi kepolisian setempat masih mempertahankan sikap "kompak bungkam". Konfirmasi resmi yang diajukan redaksi tetap tidak mendapat tanggapan dari empat pejabat kunci penegak hukum di wilayah tersebut, yakni:
Sikap apatis dan menghindar dari awak media ini tidak hanya mencederai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, tetapi juga semakin memperkuat kecurigaan publik: Apakah benar ada "upeti" yang membungkam mulut dan menutup mata aparat?
Desakan Kepada Kapolda Sumut
Tokoh masyarakat dan warga yang resah kini tak lagi menaruh harapan pada kepolisian di tingkat Resor dan Sektor. Kegagalan Polresta Deli Serdang dalam memberantas penyakit masyarakat ini harus segera dievaluasi.
Publik kini mendesak dengan keras agar Kapolda Sumatera Utara segera turun tangan mengambil alih penindakan. Kapolda Sumut diminta untuk segera menurunkan tim khusus dari Ditreskrimum Polda Sumut untuk menyapu bersih sindikat Jackson Situmorang, sekaligus mengevaluasi dan mencopot oknum-oknum perwira di Polresta Deli Serdang dan Polsek Tanjung Morawa yang terbukti melakukan pembiaran terhadap kejahatan di wilayah hukumnya. (Red/Tim)
Wujud Kepedulian Sosial, Golkar Sumut Bagikan 2.500 Paket Sembako dan Gelar Donor Darah
Politik
Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka, Puncak HUT ke62 Golkar Sumut Berlangsung Semarak dan Penuh Hadiah
Politik
DPP FROMPER Ucapkan Selamat HUT ke2 Asatupro.com Komitmen Kawal Aspirasi Publik dan Sinergi Bangun Daerah
Nasional
Tim LAFKI Turun ke RSUD Sidikalang, dr. Benny Purba Banyak Masukan untuk Perbaikan Layanan
Daerah
Pelantikan DPP Pomparan Loho Raja di Tugu Silalahi, Pemkab Dairi Ajak Kolaborasi Bangun Daerah
Daerah
Ketua Harian DPP AJUDAN Desak Kapolri Realisasikan Tes Urine Seluruh Anggota Polri
Nasional
Nahkodai Kembali DPP Horas Bangso Batak 2026 dan 2031, Lamsiang Sitompul Tegaskan Komitmen Penguatan Budaya dan Bantuan Hukum
Nasional
Eko Sitepu Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Medan, Warga Soroti Keadilan Sosial
Politik
GMPETSU Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi Jalan dan Jalur Kereta Api DJKA di Sumut
Nasional
Tudingan &lsquoTebang Pilih&rsquo Mewarnai Penetapan Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Sumut, KPK Buka Suara
Hukrim