Kamis, 11 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Komite Litbang Sawit BPDPKS Sebut Ada 3 Mutu Benih Sawit yang Harus Diperhatikan

Hendrik Hutabarat - Senin, 04 November 2024 09:29 WIB
Komite Litbang Sawit BPDPKS Sebut Ada 3 Mutu Benih Sawit yang Harus Diperhatikan
Ditjen Perkebunan
Ditjen Perkebunan menggelar acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Perbenihan Tentang Cara Pengujian Mutu Benih Tanaman Perkebunan di Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), yang diselenggarakan mulai 1-3 November 2024.

Bogor, asatupro.com - Tony Liwang selaku bagian dari Komite Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menyebutkan ada 3 mutu benih kelapa sawit yang harus diperhatikan.

"Mutu benih sawit yang harus diperhatikan ada tiga yaitu mutu fisik, mutu fisiologis dan mutu genetik," kata Tony Liwang seperti dikutip asatupro.com di laman resmi Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan), Senin (4/11/2024).

Tony Liwang mengatakan hal tersebut saat berbicara dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Perbenihan Tentang Cara Pengujian Mutu Benih Tanaman Perkebunan di Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), yang diselenggarakan mulai 31 Oktober - 2 November 2024.

Untuk mewujudkan hal itu, kata Tony Liwang, para Pengawas Benih Tanaman (PBT) harus memiliki pengetahuan teknis dari sisi ketelusuran secara genetik.

Baca Juga:

"Implementasi teknologi dalam hal pengawasan benih menjadi suatu yang penting dalam upaya menyediakan benih unggul bermutu bagi pekebun, sehingga mendorong peningkatan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan," ujar Tony.

Di acara yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perbenihan Perkebunan, Dhani Gartina, menambahkan bahwa saat ini Indonesia perlu melakukan identifikasi terhadap produsen benih tanaman perkebunan yang beredar di seluruh Indonesia.

Kata Dhani Gartina, benih berkualitas yang berasal dari varietas terbaik dengan kemurnian dan daya kecambah tinggi, serta telah melewati proses ujicoba yang komprehensif.

Baca Juga:

Terutama, sambung, Dhani Gartina, untuk memastikan kualitas fisik termasuk kebersihan, kualitas genetik dalam hal ini kebenaran varietas, dan fisiologisnya dalam hal ini terkait viabilitas dan vigor.

"Manfaat lain dari menggunakan benih bersertifikat adalah memudahkan pelacakan jika terjadi masalah dengan benih tersebut," ucap Dhani Gartina.

"Para petani dapat meningkatkan nilai jual produk mereka dengan memastikan mutu hasil panen yang baik," tegas Dhani Gartina.

Sumber
:
Editor
: Hendrik Hutabarat
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Indonesia: Pusat Tokotrienol dan Beta-Karoten Alami Dunia
PTPN IV PalmCo Gesa Skema "BUMN untuk Sawit Rakyat"
Program Ketahanan Pengan dan Energi Berkelanjutan Didukung GAPKI
PalmCo Gelar Donor Darah, Hampir Seribu Kantong Terkumpul
Booth Teknologi mySAP365 DevAgro Foundry AI di Palmex 2026 Jakarta Diminati Pelaku Usaha Sawit
Didukung Kementan, GAPKI dan RPN Resmi Lepas SDG Sawit Asal Tanzania di Kebun Socfindo
komentar
beritaTerbaru