Seminar itu juga menghadirkan Sri Rezeki Mariswaty Simanungkalit selaku Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat DPD PIKI Sumut, dan terakhir adalah Serius Perangin-angin selaku Manager PT Amal Tani.
Ketua Umum DPP PIKI, Badikenita Putri Sitepu, dalam kata sambutannya menyebutkan, seminar "Sawit Ramah Anak" digelar sebagai upaya PIKI yang bergandengan tangan dengan Pemerintah Pusat melalui KPPPA dan GAPKI.
"Dalam hal ini untuk memberikan sosialisasi sawit ramah anak ke berbagai organisasi keagamaan, khususnya ke lingkungan gereja-gereja di wilayah Sumatera Utara," ucap Badikenita Putri Sitepu.
Badikenita juga menyebutkan seminar bertujuan untuk memberikan advokasi kebijakan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak serta menegakkan hak-hak anak di perkebunan kelapa sawit.
Baca Juga:
Badikenita Putri Sitepu berharap masyarakat Kristen di Indonesia, dalam hal ini Provinsi Sumut, dapat memberikan fondasi Kristiani yang kokoh dalam menjalankan bisnis dan usaha, termasuk di industri sawit
"Serta membentuk cara pandang yang etis dan bermoral, sehingga tercipta lingkungan kerja yang kondusif dan dapat meningkatkan reputasi bisnis sawit nasional," ucap Badikenita.

Baca Juga:
Sementara itu Ciput Eka Purwianti, Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan di Kementerian PPPA yang tampil sebagai pembicara kunci atau keynote speaker, menilai peran penting industri sawit dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Sumut.
Tetapi dia melihat perlu juga diperhatikan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kelak akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di setiap perkebunan kelapa sawit.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Tags
beritaTerkait
komentar