Polda Riau Bongkar Peredaran Pupuk Diduga Palsu, 45,8 Ton Disita dan Satu Tersangka Diamankan
Polda Riau Bongkar Peredaran Pupuk Diduga Palsu, 45,8 Ton Disita dan Satu Tersangka Diamankan
Hukrim
Dari pernyataan resmi yang dikutip asatupro.com, Jumat (20/11/2025), disebutkan bahwa penghargaan itu diterima BRIN dalam ajang "FAO 80 Recognition of Good Practices and Innovations in Sustainable Livestock Transformation, One Health, Animal Health, and Reference Centres."
Pengakuan tersebut diberikan kepada sub penelitian BTIN, yaitu Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup, yang sejak September 2025 berubah menjadi Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan (PR SIMB).
Dari total 407 aplikasi yang masuk dari 72 negara, FAO menetapkan 50 inisiatif terbaik yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata bagi transformasi sistem peternakan berkelanjutan di dunia.
Baca Juga:
Salah satunya adalah riset inovatif BRIN yang mengembangkan sistem produksi ternak berkelanjutan dengan pendekatan one health.
Pendekatan ini menekankan keterpaduan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan dalam membangun ketahanan pangan yang tangguh.
Kontribusi BRIN diakui melalui karya berjudul "Turning waste into a resource: Integrated oil palm-livestock innovations for sustainable food systems resilience".
Kepala PR SIMB BRIN, Nugroho Adi Sasongko, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan FAO dan menilai pengakuan ini menjadi bukti terkait kualitas riset BRIN.
Kata dia,pengajuan FAO itu menegaskan bahwa riset yang dilakukan para periset BRIN tidak hanya memiliki nilai akademis, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap upaya global mewujudkan sistem pangan yang tangguh dan ramah lingkungan.
Melalui riset-riset yang dijalankan, Nugroho Adi Sasongko mengatakan BRIN berupaya mengedepankan efisiensi produksi, kesejahteraan hewan, serta pengelolaan sumber daya berkelanjutan.
"Penghargaan ini menunjukkan kerja keras para peneliti Indonesia yang mendapat perhatian dunia. Kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan memastikan hasil riset dapat diterapkan untuk mendukung keberlanjutan sektor peternakan nasional," katanya.
PR SIMB BRIN secara konsisten mengedepankan efisiensi produksi, kesejahteraan hewan, dan pengelolaan sumber daya berkelanjutan.
Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi BRIN sebagai lembaga riset unggulan yang berperan aktif dalam mendukung target transformasi pangan berkelanjutan (sustainable food systems) secara global.
BRIN berkomitmen terus memperluas kolaborasi dengan lembaga-lembaga dunia seperti FAO guna memperkuat kapasitas riset dan mempercepat penerapan inovasi di sektor peternakan, menuju transformasi sistem pangan yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Polda Riau Bongkar Peredaran Pupuk Diduga Palsu, 45,8 Ton Disita dan Satu Tersangka Diamankan
Hukrim
Semarak Hari Bakti Kemenimipas ke2, Lapas Pasir Pangarayan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor
Daerah
Medan,asatupro.comEkspektasi kenaikan harga barang menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku dan keputusan pembelian konsum
Ekonomi
Alunan Musik dari Balik Jeruji, Band Akustik Warga Binaan Rutan Dumai Hibur Pengunjung
Daerah
Diduga Diintimidasi Penyidik,Saksi Sengketa Tanah Rohani Minta Perlindungan Kapolri dan Kadiv Propam
Peristiwa
Dugaan Pelanggaran Berlapis di Tanjung Morawa Dari PHK Sepihak, Rekrutmen BHL Ilegal, hingga Pungli Sampah
Peristiwa
Pengadaan 41.816 Water Meter PDAM Tirtanadi Bernilai Puluhan Miliar Disorot, Nezar Djoeli Bongkar Dugaan Kejahatan Terstruktur!
Medan
Belum Ada Solusi bagi Warga, Pembangunan CCTV Center Dishub Medan di Belawan Terus Berjalan
Medan
Listyo Sigit Resmi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Mahfud MD Sebut "Gilaaa" dan Berpotensi Makar
Nasional
Bareskrim Ungkap Sasaran Lain Dugaan Peretasan, Yusril Buka Suara Usai Nama Gibran Disebutsebut
Nasional