Sabtu, 13 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Perkebunan Kelapa, Kopi, dan Aren Jadi Salah Satu Prioritas Pengembangan Pemprov Sumut

Hendrik Hutabarat - Jumat, 14 November 2025 11:35 WIB
Perkebunan Kelapa, Kopi, dan Aren Jadi Salah Satu Prioritas Pengembangan Pemprov Sumut
Internet
Pemprov Sumut bakal mengembangkan tiga subsektor perkebunan, termasuk perkebunan kelapa.
Medan, asatupro.com – Perkebunan kelapa menjadi salah satu strategi prioritas bagi pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) untuk dikembangkan di masa depan sekaligus dengan fokus menjadikannya sebagai komoditas bernilai industri.

Selain kelapa, Pemprov Sumut juga bakal mengembangkan perkebunan kopi dan aren dengan semangat yang sama, yakni menjadikannya sebagai komoditas bernilai industri.

Tekad tersebut disampaikan oleh Gubernur Bobby Nasution saat memimpin rapat bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan serta Dinas Kelautan dan Perikanan di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (13/11/2025).

Mantan Walikota Medan ini bilang, apa yang direncanakan Pemprov Sumut itu sebagai bagian dari penyusunan strategi pengembangan kawasan unggulan daerah, dengan tiga sektor utama yang akan dikembangkan yakni perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Baca Juga:

"Dengan fokus menjadikan semua komoditas yang dikembangkan itu menjadi bernilai industri," ucap menantu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.


Untuk sektor perikanan, kata Gubernur, , Pemprov Sumut menetapkan sektor perikanan difokuskan pada ikan asin dan ikan teri, sedangkan pada sektor peternakan, tengah dikaji antara sapi potong dan kambing sapi perah sebagai prioritas pengembangan.

"Masih dalam tahap perencanaan, kita sedang merumuskan strategi yang tepat, bukan hanya sekadar memberikan bantuan lalu terputus, tetapi benar-benar berkelanjutan sehingga outputnya jelas terlihat," ujar Gubernur.

Baca Juga:

Didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan, Pengembangan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Dikky Anugerah Panjaitan, Gubernur Bobby Nasution bilang pengembangan komoditas unggulan Sumut akan dilakukan melalui lima tahapan.




Tahap pertama adalah perencanaan (2025–2026), dilanjutkan pengadaan dan pembangunan infrastruktur (2026), penguatan SDM (2026), hilirisasi (2027–2028), dan akhirnya masuk ke skala industri (2029).

"Menuju arah industri tentu membutuhkan waktu, tapi program ini akan memberi dampak signifikan bagi perekonomian Sumut dan meningkatkan kesejahteraan petani serta peternak kita," jelas Bobby..


Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, dan juga merupakan program prioritas Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya.

"Kita harus benar-benar bekerja keras untuk mencapai target ini. Ini bukan pekerjaan mudah dan tentu tidak singkat, tapi dampaknya akan signifikan bagi Sumatera Utara," pungkasnya.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
A-PPI Sumut Serta Elemen Masyarakat Desak Kapolri Tolak Banding Dedi Kurniawan (DK), Sanksi Tegas Harus di Jalankan
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U-19 ASEAN Toba 2026
Ombudsman RI Awasi Pelaksanaan SPMB di Sumatera Utara, Pastikan Tidak Terjadi Maladministrasi
Ditres PPA dan PPO Polda Sumut Ungkap Kasus Dugaan Penyebaran Konten Pornografi Melalui Siaran Langsung TikTok
Alexander Sinulingga Ajak FWP Sumut Bangun Kesadaran Jaga Asa Pendidikan Bersih Bobby
Sat Narkoba Polres Simalungun Terima Piagam Penghargaan dari Pemkab atas Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026
komentar
beritaTerbaru