Wali Kota Medan Raih LPM Award 2026, Dinilai Komitmen Dukung Pemberdayaan Masyarakat
Wali Kota Medan Raih LPM Award 2026, Dinilai Komitmen Dukung Pemberdayaan Masyarakat
Medan
Kunjungan ke anak usaha Damai Group itu dilakukan BPI sebagai bagian dari pelaksanaan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) perkebunan kelapa sawit (PKS) 2025 yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Perkebunan sawit milik PT Mutiara Agam dipilih karena diketahui mampu menghasilkan tandan buah segar (TBS) dalam jumlah yang signifikan, yaitu 40 ton per hektar (Ha) per tahun.
Kunjungan lapangan itu sendiri, seperti keterangan resmi yang diterima sejumlah wartawan , Kamis (18/9/2025), termasuk dalam pelatihan teknis budidaya kelapa sawit yang diselenggarakan BPI di Hotel Axana, Padang (9–13/9/2025).
Baca Juga:
Dengan melakukan kunjungan lapangan, BPI mengharapkan produksi pekebun sawit bisa mencapai minimal 25 ton/Ha/tahun dengan standar produksi 30 ton/Ha/tahun.
Sebagai pembanding dalam pengelolaan kebun sawit, peserta pelatihan diajak ke PT Mutiara Agam untuk melihat langsung kondisi kebun sawitnya dan berinteraksi langsung dengan para planter yang mengelola kebun tersebut.
Baca Juga:
Tujuannya adalah agar terjadi transfer ilmu dan pengetahuan secara langsung ke para pekebun sawit yang mengikuti pelatihan yang digelar oleh BPI dan didukung BPDP tersebut.
Peserta pelatihan diajak melihat kondisi lahan perkebunan di areal rendahan yang di-replanting atau diremajakan dengan. menggunakan sistem tumbang chipping.
Ada 6 tahapan yang dilakukan saat replanting, yaitu, pertama, tumbang dan mencacah batang sawit setebal 10 cm; kedua, menggali akar dari bekas sawit seukuran 1.5 m x 1.5 m, dibiarkan terpapar matahari 30 hari.
Ketiga, menutup lubang dengan tanah mineral dari luar Lokasi; keempat, menumpuk bekas chipping-an dengan jarak 15.6 m antartumpukan; kelima, pengaturan manajemen air atau water management dengan pembuatan parit.
Dan terakhir, keenam, pancang tanam untuk SPH 148 pokok/Ha dengan jarak tanam 8.83m x 7.64 meter.
Pada saat pembuatan parit, tanah bekas galian digunakan untuk meratakan titik tanam. Perlakuan awal lahan sebelum ditanam menjadi kunci pencapaian produksi dikemudian hari.
Titik kunjungan lapang kedua adalah areal tanam, dimana lokasi penanaman adalah areal terserang ganoderma.
Ada 4 perlakuan yang diberikan dititik tanam, yaitu, pertama, menanam bibit jenis moderat toleran (MT) ganoderma; kedua, aplikasi trichoderma di lubang tanam.
Ketiga, aplikasi mikoriza lubang tanam; dan keempat, penambahan kompos di lubang tanam. Dengan perlakuan ekstra dilubang tana mini, serangan ganoderma sangat minim sampai tahun ke-7 setelah tanam.Titik kunjungan berikutnya adalah areal tanaman belum menghasilkan (TBM) umur 26 bulan, dan sudah banyak yang masuk kategori buah pasir.
Kunci untuk perawatan pada fase TBM ada 7 hal, yaitu: 1) menjaga kelembaban tanah dengan hijauan penutup tanah; 2) aplikasi pupuk sesuai kebutuhan tanaman; 3) mencukupi SPH minimal 140 pokok/ha.
Keempat, memperbaiki kesuburan dan kesehatan tanah; 5) menanam bibit MT Gano; 6) pengendalian gulma dan penutup tanah; 7) pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Pada titik kunjungan terakhir adalah di areal TM atau tanaman menghasilkan, yang terlihat adalah hampir di setiap pangkal pelepah ada buahnya atau bunga betina bakal buah.
Wali Kota Medan Raih LPM Award 2026, Dinilai Komitmen Dukung Pemberdayaan Masyarakat
Medan
PW MIO Indonesia Sumut Gelar Rapat Koordinasi Lanjutan, Matangkan Program Kerja dan Kepanitiaan
Daerah
BPK Bongkar CarutMarut di Bapenda Medan, 29.842 BPHTB Belum Tertangih, Sistem Pajak Amburadul, Potensi PAD Miliaran Rupiah Terancam Hilang
Medan
GPPMI DKI Jakarta Serukan Deklarasi Damai Jaga Jakarta, Jaga Persatuan
Nasional
Perjudian Dadu dan Mesin Tembak Ikan Diduga Bebas Beroperasi di Barus Jahe, Warga Minta Aparat Bertindak
Hukrim
Semangat Mengabdi, Semangat Berprestasi Lapas Kelas I Medan Berikan Penghargaan kepada Pegawai Teladan dan Berprestasi
Medan
BKM dan Remaja Masjid Al Munawwarah Medan Sukses Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Medan
Medan,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan mendorong peningkatan pemahaman ma
Pendidikan
Perkuat Kontribusi Sosial dan Kelembagaan, Samsu Budiman Tanjung Pimpin DPP IKADLN Parmeraan Periode 20262031
Sosok
Damai di Jalur Kekeluargaan, Polrestabes Medan Resmi Terbitkan SP3 via Restorative Justice untuk Politisi DPRD Medan Antonius Tumanggor
Peristiwa