Bijaksana Memaknai Istilah "LONDO IRENG", Prof. DR. Sutan Nasomal Ajak Publik Tidak Terburu-buru Menyimpulkan
Bijaksana Memaknai Istilah "LONDO IRENG", Prof. DR. Sutan Nasomal Ajak Publik Tidak Terburuburu Menyimpulkan
Peristiwa
Hal dikatakan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Saiful Anwar Matondang, usai menggelar syukuran atas capaian meraih juara II untuk kategori Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada ajang Anugerah Diktisaintek 2024, yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KemenDiktiSaintek) serta pencapaian 54 program studi terakreditasi unggul sepanjang tahun 2024, Selasa (24/12).
"Kita terus mengevaluasi laporan penjaminan mutu dari setiap unit secara berkala. Setiap bulan, tim aktif memantau laporan penjaminan mutu melalui notifikasi dan diskusi dalam grup. Evaluasi ini mencakup penilaian progres, seperti laporan yang belum terisi, tingkat penyelesaian yang masih rendah, hingga memastikan semua dokumen lengkap sebelum tenggat waktu," kata Prof Saiful.

Baca Juga:
Ia menyebutkan pada tahun ini, LLDikti berhasil mencapai peringkat kedua secara nasional. Target berikutnya adalah meraih peringkat pertama pada tahun 2025. Saat ini, sebanyak 54 Prodi telah meraih status unggul, dan diharapkan 30 prodi tambahan akan menyusul, sehingga totalnya mencapai 84 prodi unggul.
"Jika Prodi unggul, orang tua dan mahasiswa lebih percaya untuk memilih universitas ini. Harapannya, dalam lima tahun mendatang, jumlah mahasiswa yang datang dari provinsi lain, seperti Riau dan Aceh, akan meningkat signifikan," sebutnya.
Saat ini, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Sumatera Utara memiliki empat universitas dengan status unggul, yakni UMSU, UNPRI, PANCABUDI, dan STIKES MITRAHUSADA. Beberapa universitas lainnya, seperti UMN, sedang menunggu hasil penilaian. Keunggulan ini menjadikan Sumatera Utara sebagai salah satu pusat pendidikan berkualitas di luar Pulau Jawa.
Baca Juga:
Prof Saiful menambahkan universitas dengan prodi unggul menunjukkan daya tarik yang lebih besar bagi mahasiswa dari luar provinsi. Contohnya, UMSU dan UNPRI berhasil menarik banyak mahasiswa dari luar Sumatera Utara, khususnya di bidang kedokteran. "Meski biaya lebih tinggi, seperti uang pembangunan sebesar Rp300 juta di UNPRI dibandingkan Rp250 juta di universitas lain, kualitas yang unggul memberikan nilai tambah, terutama untuk prospek kerja di masa depan," ungkapnya.
Dengan langkah strategis ini, universitas di Sumatera Utara terus berupaya meningkatkan daya saing mereka di tingkat nasional, memberikan pilihan pendidikan berkualitas bagi calon mahasiswa di seluruh Indonesia.
Bijaksana Memaknai Istilah "LONDO IRENG", Prof. DR. Sutan Nasomal Ajak Publik Tidak Terburuburu Menyimpulkan
Peristiwa
Diduga Ada Upaya Meredam Pemberitaan Kasus Dana Ketahanan Pangan Desa Pangguruan, Muncul Dugaan Penawaran Uang kepada Sejumlah Media
Daerah
Tapanuli Selatan, Asatupro.com Tanah airku tidak kulupakan bukan sekadar sepenggal lirik dalam lagu nasional ciptaan Ibu Sud. Bagi mas
Daerah
BPBD Kota Medan Hadiri Difabel Great Camp 2026 di Taman Ahmad Yani
Medan
Medan, asatupro.com Kontribusi Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan terhadap dunia industri kelapa sawit, baik di tingkat hulu
Perkebunan
Medan, asatupro.com Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan kembali menorehkan prestasi mumpuni yang kelak berguna bagi industri p
Perkebunan
Kepala BGN Minta Seluruh Petugas SPPG Bekerja dengan Hati, Bung Joe Sidjabat Jangan Hanya Jadi Slogan, Buktikan dengan Tanggung Jawab
Nasional
Jakarta, asatupro.com Pada semester I (Januari Juni) 2026 Subholding PTPN IV PalmCo yang merupakan bagian dari PTPN III, berhasil merau
Perkebunan
Diiringi Dukungan Solid Pengurus Ranting, Guntur Sahputra Resmi Daftar dan Jadi Calon Tunggal Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai
Sosok
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Hukrim